Karena Jalur Ponorogo-Trenggalek Longsor, Saya Mendapat Pengalaman Baru

Diposting pada 103 views

Motomazine.com – Masbro, kemarin hari Minggu (2/9) mmz mendapat undangan untuk liputan event gas klub W175 Tulungagung gas ke Pantai Sine. Nah, saat perjalanan berangkat ke sana itulah, saya mendapat pengalaman baru yang, yahhh… cukup membuat adrenalin terpacu sih.

Acara yang dijadwalkan mulai pukul 07.30 pun memaksa mmz untuk mruput, berangkat di kala pagi buta. Dan hasilnya, sungguh di luar perkiraan ki masbro, sebab ternyata daerah sekitar puncak Sawoo sudah diguyur hujan. Padahal saat itu masih jam 7 pagi kurang. Dan hujan yang gak begitu deras namun membuat jalanan aspal basah itu sukses memberikan feeling tersendiri.

Basah, lembab, licin, hayo ojo ngeres pikirane 😂 ditambah kabut yang turun menjadikan perjalanan makin syahdu. Intinya begitu sampeyan salah menempatkan ban dan pengereman, dijamin babuk Kang…wkwkwk

Rupanya ujian tak cukup sampai di situ saja Kangbro. Ternyata, pas jalur setelah bendungan Trenggalek tuh longsor. Lah…. ikih… ditambah lagi parkir mobil-mobil yang sudah mengular sejauh ada kalau satu kilometeran. Mumet iki kang. Padahal acara bareng Kawasaki dimulai pukul 07.30. Lha opo nutut?

Baca juga:

Terus ngegas pelan bareng SABRI akhirnya mmz pun sampai di samping lokasi longsor. Wes total masbro, longsorannya nutup jalan semua. Bahkan sepeda motor pun tidak bisa lewat. Tambah mumet wes…kalau sampai telat bisa berabe, kredibilatas dipertaruhkan ini..haha..

Namun yang namanya rezeki gak kemana, solusi kebetulan juga mengiringi. Ternyata pihak setempat, masyarakat dan aparat sudah menyiapkan jalan alternatif, muter di bawah longsoran, tembus ke jalan setelah area longsor. Yes, alkhamdulillah…. ujar saya dalam hati.

Namun begitu ditunjukkan jalan alternatifnya… Baiyuh, nyali auto bergejolak kangbro. Jalannya itu loh. Udah sempit, cor, turun curam, ditambah basah bercampur tanah. Wes silahkan dibayangkan sendiri.

Tapi ya itu, karena tuntutan profesionalisme itu, saya pun memberanikan diri melewati jalan tersebut. Dan feelnya kang… beughh… asli, asyik-asyik ngeri. Lha kita kudu pinter-pinter ngatur rem. Kalau nggak, ban bisa terlalu mencengkeram dan hasilnya gedubrak. Gak lucu kan gedubrak di turunan?

Dan lagi-lagi, setelah sukses taklukkan turunan curam nan licin, handicap di depan udah nungguin lagi. Kali ini jalanan tanah didominasi beberapa batuan tak kalah licinnya dengan jalanan masuk tadi. Bahkan menurut saya ini justru lebih licin. Lha piye, wong ternyata itu jalurnya truk masuk keluar proyek e Cak. Haduh biyung….

Ban road winnernya Sabri sukses lari ke sana kemari gak karuan Kangbro. Intinya di sini ilmu trabas berguna banget. Apalagi lewatnya pakai motor trail atau enduro, yowes gak merasakan sensasi ati dag dig dug serr.. Cuman ini saya nunggang CB150 Kangbro, dengan ban bawaan standar, angin depan 30 belakang 33 psi..🤣 hayoh jal. Mau digembos juga eman. Kelamaan juga… Wong mau foto-foto saja takut telat. Tuh ada dua foto saja jepretnya gak ada semenit..hehe..

Ngempet terus ngempet, ujian pun berlalu. Halah… maksutnya ya gitu, udah sampai ke jalanan aspal. Plong wes….

Untungnya ki Cak, pas perjalanan pulang cuaca sudah mendukung. Mentari lumayan terik sehingga jalanan yang pagi tadi terasa horor sudah kering kerontang menyisakan debu-debuan manjah..haha.. Tapi itu masih jauh lebih baik daripada jalanan licin penuh lumpur.

Last…. Menempuh perjalanan jauh memang acapkali mendatangkan pengalaman baru yang tak terduga sebelumnya. Yang terpenting adalah pengalamannya musti yang terbaik. Kalau sampeyan, pernah gak Cak ngalamin yang kayak begini, yang barusan mmz alami ini? Semoga berguna… (mmz)


Lebih dekat dengan Motomazine di:

  • e-mail: motomazineblog@gmail.com
  • facebook: motomazine.com
  • twitter: motomazine
  • IG: @motomazineblog
  • Youtube channel: Motomazine
  • WA: 085233819298
  • BB: D8DCFC9A
Gambar Gravatar
Penulis adalah penghobi dunia otomotif yang mencoba berbagi info kepada pemirsa semua tentang berita terbaru seputar sepeda motor, mobil, balap dan MotoGP. Terima kasih sudah berkunjung ke blog sederhana ini dan semoga bermanfaat.

2 thoughts on “Karena Jalur Ponorogo-Trenggalek Longsor, Saya Mendapat Pengalaman Baru

Silahkan Berkomentar di bawah sini