Pecco Bagnaia Bangga Bisa Membalap Bareng Sang Guru. Mampukah si Murid Berikan Perlawanan Mumpuni?

Diposting pada 35 views

Motomazine.com – Masbro, Franscesco Bagnaia atau yang sering dipanggil Pecco (Bagnaia) adalah salah satu Rookie kelas MotoGP musim 2019. Pembalap yang kini masih berlaga di kelas Moto2 bareng tim Sky Racing VR46 ini berhak atas salah satu kursi di tim alma Pramac Ducati bersanding dengan Jack Miller. Yap, Pecco akan menggantikan posisi yang digantikan Danilo Petrucci, dimana pembalap bernomor 9 tersebut bakal berlabuh ke tim Pabrikan Ducati, bareng Andrea Dovisiozo.

Ditanya mengenai pendapat dan perasaannya berhasil naik ke kelas MotoGP, Bagnaia dengan terang-terangan menjawab senang, dan bahkan sangat bangga bisa bersaing langsung satu lintasan bareng sang guru. Siapa lagi kalau bukan Valentino Rossi. Memang sih setiap harinya mereka sering bertarung langsung baik di ranch maupun saat berlatih di Misano memakai superbike atau minimoto. Namun ketika bersaing di lintasan MotoGP secara langsung tentu akan memberikan adrenalin tersendiri.

Pembalap yang berhasil meraih juara dunia kelas Moto2 musim 2018 ini sebenarnya sudah mendapat tawaran naik ke kelas MotoGP sejak akhir musim 2017 silam. Namun dengan sangat bijaksana, ngikut langkah The Doctor, doi mau juara dulu di kelas Moto2 sebelum memutuskan naik ke kelas MotoGP. Dan setelah musim 2018 tiba, barulah tawaran itu diterima.

“Saya punya kesempatan di musim ini (2017) untuk bergabung ke MotoGP, tetapi saya berpikir lebih baik jika sudah memenangi gelar (moto2) lebih dulu karena tim kami mampu melakukannya. Motor saya sangat baik, kami melakukan pekerjaan yang lebih baik daripada tahun lalu,” seru Bagnaia.

“Sepakati kontrak bersama dengan Ducati dan Pramac di musim depan adalah peluang bagus. Saya berpikir kalau harus punya pikiran yang bersih sepanjang musim ini. Tidak memikirkan musim depan. Itu kuncinya, karena ketika memuali musim inisaya berpikir sudah  amankan satu tempat di MotoGP. Maka dari itu saya bisa berkonsentrasi di Moto2.” tambahnya.

Musim 2019 nanti Pecco Bagnaia akan mendapat sokongan penuh dari Ducati. Kabarnya pembalap Italia ini akan mendapat mesin dan spek GP19 seperti halnya Dovisiozo dan Petrucci di tim pabrikan. Untuk hal itu tentu saja pemilik nomor 42 ini mengaku sangat senang. Apalagi di kelas tertinggi tersebut dia bisa berlaga satu lintasan langsung dengan sang mentor, Valentino.

“Pindah ke MotoGP adalah sesuatu yang berbeda. Semuanya dimulai dari nol lagi. Anda harus mulai bekerja lagi dengan motor. Ducati memberi saya semua yang saya minta dan banyak memberikan dukungan pada saya. Ini sangat penting untuk petualangan yang baru.  Saya sangat senang memulai petualangan baru ini. Saya ingin memahami smeua hal baru, saya akan mempelajarinya sebaik mungkin seperti yang saya lakukan tahun lalu di kelas Moto2. Saya akan bersama dengan pembalap terbaik sedunia, di saat yang bersamaan  saya akan membalap dengan Valentino. Ini adalah sesuatu yang besar,” lanjut Bagnaia penuh semangat.

Yap, di akhir pekan pasca race Valencia Pecco akan menjajal Ducati GP Desmosedici untuk pertama kalinya. Jadi akan jadi kesempatan besar bagi dirinya guna mempelajari karakter motor yang kini menjadi salah satu pacuan terbaik di lintasan ini. So, kita pantengin bersama saja bakal kayak apa murid Rossi ini nantinya. Mampukah doi langsung moncer semoncer Marquez di tahun pertamanya 2013 silam? Di musim 2018 ini Francesco Bagnaia berhasil meraup 8 kemenangan dan 12 kali podium kelas Moto2… Semoga berguna… (mmz)

Gambar Gravatar
Penulis adalah penghobi dunia otomotif yang mencoba berbagi info kepada pemirsa semua tentang berita terbaru seputar sepeda motor, mobil, balap dan MotoGP. Terima kasih sudah berkunjung ke blog sederhana ini dan semoga bermanfaat.

Mari berbagi komentar di sini