Ketika Kata Podium Hibah sampai kemana-mana, Bagaimana Perasaanmu Alfredo?

Diposting pada

Motomazine.com – Masbro, ketika kata podium hibah sampai kemana-mana, entah bagaimana perasaan ini mengungkapkannya. Wkwkwk (land), sebuah artikel yang akhirnya mmz tulis karena penasaran yang gak ketulungan. entahlah bagaimana ceritanya hingga kata hibah itu muncul begitu saja atas raihan podium yang dicapai para pembalap MotoGP. “Hibah diengkulmu ambleg kui, kene berjuang mati-matian len….” mungkin begitu tukas para pelaku balap kelas dunia yang pantang takut tak berani mati itu.. eh.. tak takut mati maksutnya.

Artikel ini teringat tulisan sebelumnya, tepatnya saat Rossi terglundung di Sepang. Marquez yang nguntit di posisi dua sebelum Rossi jatuh secara otomatis berhasil merengkuh juara. Dan entah kenapa, saya dengan santainya nulis kalau juara yang diterima Marquez itu hibahan dari Rossi. Silahkan baca artikelnya di sini

MotoGP Malaysia: Akibat Rossi Jatuh Marquez dapat Hibah Juara. Rins dan Suzuki Luar Biasa!

Bukannya apa-apa, saat itu saya langsung mendapat berbagai komentar dari beberapa grup yang saya ikuti. Ada yang bilang dasar FBR, ada lagi yang membela Marquez habis-habisan. Yo jelas to masbro, wong harus diakui, Marquez saat itu emang kenceng habis je… :mrgreen: Saya loh juga mengakui…

Lha terus ngapain nyebut hibah? Itulah indahnya dunia nulis masbro.. Kita bisa menuangkan ide-ide, bahkan ide nakal sekalipun ke dalam tulisan. Asal gak klik bait loh ya… Kalau model-modelan klik bait mending ke laut saja sana…

Dan ketika kata podium hibah ini pada akhirnya mendapat sorotan dari beberapa pihak, termasuk blogger-blogger senior macam Pak Taufik TMCBlog dan Lek Kobayogas, rasanya kok jadi gimana gitu yo masbro..haha.. entahlah, ada rasa seneng tapi sekaligus khawatir ditaboki sandal “lily” dengan berbagai khasanah ilmu yang sudah mereka kantongi. Ada juga rasa bingung, eh jangan-jangan kata hibah itu muncul dari ide beliau-beliau sendiri…dyaaarrr… wkwkwk

Tapi tetep saja, di balik itu semua ada rasa bangga tersendiri. Ya walaupun cuman ngebaca judulnya, dan mendalami isinya, 🙄 setidaknya ada warna berbeda dalam dunia pengulasan MotoGP. Lha nyatanya sekarang pada demen sama Marquez. Bahkan banyak juga FBR yang melipir jadi FBM. Hmmm What a pity they are…!!! wkwkwk… Kalau saya sih tetp, sampai Rossi pensiun tetpa bakal ngidolain seorang Valentino Rossi. Terlepas dia dulu yang begitu lah (nubruk Sete), sampai kontroversinya nyenggol Marquez dan yang terbaru noyor marshall.. wes mbuh karepmuu… Sebab di balik iru semua ada banyak misteri dan tekateki kenapa seseorang bisa suka sama Rossi. terutama yang sudah baca buku biografinya, “What if I never Tried it!” Semoga berguna… (mmz)

baca juga:


Lebih dekat dengan Motomazine di:

  • e-mail: motomazineblog@gmail.com
  • facebook: motomazine.com
  • twitter: motomazine
  • IG: @motomazineblog
  • Youtube channel: Motomazine

 

Tinggalkan Komentar di sini