Stop Repot, Sultan Gak Butuh Helm Pabrikan

Diposting pada 244 views
Honda Forza 250

Motomazine.com – Masbro, beberapa hari ini heboh perihal helm bawaan dari Honda Forza 250. Banyak yang mencibir helm bawaan dengan merk melegenda, TRX tersebut. Intinya banyak yang gak suka hadiah helm yang diberikan atas pembelian Forza dengan nilai Rp 76 juta. Hellooo… Mari stop repot, sultan gak butuh helm pabrikan kangbro…

Entahlah apa yang mendasari hingga begitu mudah olok dan bullying terjadi. emang apa sih yang diperoleh setelah menholo dan menghina helm hadiah dari pabrikan? Kondang? Atau ada kepuasan tersendiri?

Sebab menurut mmz itu sama sekali gak akan merubah keadaan. Tapi wait,di sini saya sama sekali tak ingin membela Honda yang sudah ngasih helm legendaris itu ke pembeli. 

Sebab menurut saya, siapapun pabrikannya, saya rasa gak masalah mau ngasih helm apa juga. Toh kalau sudah di tangan pembelinya (sekelas Forza 250), kayaknya sangat kecil kemungkinannya. Bahkan bisa tidak mungkin helm bawaan itu dipakai.

Para sultan yang dengan gurih membeli Forza 250 seharga Rp 76 juta pasti sudah menyiapkan Arai, Shark, Shoei, AGV, Nolan, atau helm-helm lain yang lebih berkelas dan menjamin keselamatan kepala pengendara jauh lebih baik daripada helm bawaan pabrikan.

So,  sedikit terkesan lucu sih menurut saya. Menggunjingkan helm bawaan pembelian sepeda motor, berapapun itu harganya. Walaupun akan lebih mantab juga kalau motor-motor seharga lebih dari Rp 50 juta dikasih helm yang lebih branded.

FYI, temen saya yang beli Z650 dan Z900 gak pernah makek tuh helm bawaan motornya. Doi lebih seneng pakai AGV atau Shark-nya. Stop repot, mari lebih positif menyikapi segala sesuatu. 

Tapi ya kembali lagi ke masing-masing kita sih…karena yang beli biasanya gak nyinyir..eh… cmiiw… Semoga  berguna… (mmz)

6 thoughts on “Stop Repot, Sultan Gak Butuh Helm Pabrikan

    1. Wkwkwk…namanya juga opini om. Karena sepengetahuan saya, temen2 yang dapat helm bawaan tuh hampir gak ada yg dipake pas bawa mogenya. Ups, xmax aja biasanya pada pake helm branded

  1. Dipake apa engga itu urusan konsumen. Tapi dpt helm sampah adalah image produsen. Mau tau engga kenapa Singapore Airlines konsisten di atas, bukan Garuda Indonesia? Krn masakan SIA/SQ pake Chef, sementara GIA pake Hokben. Hal detail seperti ini yg membuat produsen macam SQ layak disebut premium. Kere amat motor impor disandingkan ama helm sukro

Silahkan Komentarnya Kangbro