Rossi dan Tim Mulai Mengerti Masalah Yamaha M1. Waktu Tak Penting

Diposting pada 99 views

MOTOMAZINE.COM – Valentino Rossi, pembalap Monster Energy Yamaha baru saja menyelesaikan tes resmi di sirkuit Jerez, Spanyol. Tes yang dihelat sehari setelah balapan Jerez ini Rossi jadikan sebagai ajang untuk benar-benar menggali data. Dan dari sana Rossi dan tim mulai mengerti masalah pada Yamaha M1. Saking berkonsentrasi atas catatan waktu, Vale sampai tak memikirkan masalah time attack. Yaps, The Doctor hanya finish posisi 17.

Sejak datang ke Jerez dan bahkan dua tahun silam, Rossi selalu terseok-seok. Padahal dahulu kala, Rossi adalah salah satu pembalap tersukses di Jerez. Namun tahun 2017 Vale hanya finish posisi 10, finish posisi 5 di 2018 dan finish posisi enam di 2019.

Namun begitu, Rossi mengaku tahun ini ia jauh lebih cepat dari dua tahun sebelumnya. Di tahun 2018 silam meski finish posisi lima, tapi Lorenzo, Dovisiozo, dan Pedrosa yang berada di depan Rossi terlibat kecelakaan, dan semua DNF.

Nah, di tes Jerez 2019 ini Rossi mengakui tak mendapatkan update besar-besaran. Tak ada yang berubah dalam hidup, ungkapnya. Hanya beberapa bagian kecil yang jika digabungkan dalam satu paket akan sedikit membuat M1 lebih kuat. Hmmm….

“Tes berjalan dengan baik dan tes ini sangat penting. Kami mencoba beberapa hal untuk meningkatkan grip dan akselerasi. Tak ada sesuatu yang besar yang mengubah hidup kami. Tapi hal-hal kecil tersebut akan membuat kami lebih kuat jika dijadikan satu paket utuh,” tutur Vale.

Ya, lagi-lagi masalah Yamaha masih berkutat pada lemahnya akselerasi dan grip ban belakang. Rossi juga mengakui M1 kesulitan menggunakan ban hard. Seperti yang bisa dilihat di race Jerez kemarin. Rossi juga harus terseok-seok di awal-awal balapan. Penyebabnya ya ban hard yang doi pakai. Vale baru bisa menggeber M1-nya setelah balapan tinggal menyisakan beberapa lap saja. Kasep pakdheee…. :mrgreen:

“Kami bekerja keras di akselerasi dan kami rasa ada sedikit peningkatan. Pekerjaannya masih panjang karena kami butuh waktu. Sementara peta persaingan sudah semakin jauh meninggi.” tambah pembalap berusia 40 tahun tersebut.

Ditanya mengenai masalah M1 selain grip dan akselerasi, Rossi menyebut M1 kini jauh lebih banyak mengalami wheelie terutama saat mengikuti motor lain dan keluar tikungan. Yaps, single ECU yang diterapkan memang membatasi kuasa pabrikan untuk sedemikian rupa menciptakan piranti elektronik khusus yang mengatur anti wheelie.

“Kami sangat menderita saat mengikuti Honda dan Ducati. Motor kami mengalami banyak wheelie. Ini mungkin disebabkan oleh fairing kami yang masih mempertahankan bentuk lama. Saya mencoba fairing berbeda (double layer), dan itu bagus untuk sedikit mengatasi masalah wheelie. Tapi efek negatifnya adalah topspeed kami jauh berkurang,” lanjut The Doctor.

Rossi (Jerez test), terlihat betapa ban depannya yang berantakan karena doi memang fokus pada ban bekas serta ban kompon baru untuk Austria dan Buriram

Yaps, sedikit membikin mumet memang masbro. Saat Honda dan Ducati sudah saling berinovasi menemukan hal-hal baru, saat itu juga tim Yamaha masih harus berkutat dengan masalah akselerasi, grip ban belakang, dan topspeed. Masalah vital yang membuat M1 selalu tertinggal sepersekian detik dibanding Honda dan Ducati.

Tapi apapun itu, balapan masih menyisakan 15 seri lagi. Masih banyak kemungkinan yang bisa terjadi. Termasuk di Le Mans nanti, dimana biasanya Yamaha M1 cukup kompetitif di sana. Jadi, kita tunggu saja. Setidaknya Yamaha dan Rossi sudah berjalan di arah yang benar. Semoga  berguna… (mmz)

Berikut hasil tes Jerez 2019

1. Quartararo, Yamaha, 1: 36.379 mins
2. Crutchlow, Honda, 1: 36.977, + 0.418 sec
3. Morbidelli, Yamaha, 1: 37.093, + 0.714
4. Pol Espargaró, KTM, 1: 37,114, + 0.735
5. Viñales, Yamaha, 1: 37.226, + 0.847
6. Mir, Suzuki, 1: 37.233, + 0.854
7. Márquez, Honda, 1: 37,260, + 0.881
8. Rins, Suzuki, 1: 37,275, + 0,896
9. Lorenzo, Honda, 1: 37.466, + 1.087
10. Nakagami, Honda, 1.37.468, + 1.089
11. Dovizioso, Ducati, 1: 37.601, + 1.222
12. Bagnaia, Ducati, 1: 37.698, + 1.319
13. Miller, Ducati, 1: 37.701, + 1.322
14. Petrucci, Ducati, 1: 37,720, + 1,341
15. Aleix Espargaró, Aprilia, 1: 37.758, + 1.379
16. Zarco, KTM, 1: 37.895, + 1.516
17. Rossi, Yamaha, 1: 38.056, + 1.677
18. Rabat, Ducati, 1: 38,061, + 1,682
19. Abraham, Ducati, 1: 38.075, + 1.696
20. Smith, Aprilia, 1: 38.077, + 1.698
21. Oliveira, KTM, 1: 38,649, + 2,270
22. Syahrin, KTM, 1: 39,053, + 2,664
23. Guintoli, Suzuki, 1: 39.637, + 3.258

Silahkan Komentarnya Kangbro