Yamaha AEROX Facelift? Apa sih yang diharapkan?

Diposting pada 498 views

MOTOMAZINE.COM – Entahlah tetiba pikiran mmz langsung terseret ke matic se-mesin dengan NMAX. Sama-sama mengusung mesin 155cc berteknologi VVA, Yamaha AEROX lebih mengarah ke tipe sporty. Berbeda dengan NMAX yang lebih mengusung tema premium dan santuy walaupun pada praktiknya berubah jadi motor yang “ngok-ngok, wiu-wiu”. Wes pokoknya begitu lah. Lha sekarang seperti yang saya singgung di judul, bagaimana kalau AEROX ternyata juga sudah dipersiapkan tipe faceliftnya? Kira-kira apa yang sampeyan harapkan dari AEROX facelift nanti?

Sebelum melanjutkan lebih jauh, artikel ini bukanlah artikel bocoran A1. Saya mah apaan Om, cuman remahan, bukan para penggarda depan yang punya akses valid dengan para pembesar pabrikan. Murni ini adalah artikel hasil curahan hati. Anggap saja harapan mmz sebagai penikmat dunia motor tanah air.

Yamaha AEROX sebenarnya mendapat hati tersendiri di penikmat sepeda motor tanah air. Skutik pabrikan garputala ini juga sempat masuk ke 10 besar motor terlair menurut AISI. Sayang, sekarang data AISI dikekepin. Jadi gak tahu lagi deh seperti apa model ranking motor-motor di Indonesia.

Kembali ke AEROX facelift. Secara garis bodi AEROX sudah cukup menawan. Posisi lampu depan, perpaduan bodi desain cover pembungkusnya sudah cukup manis dipandang mata. Yang sedikit menjadi ganjalan paling pada piranti rem belakang. Yups, AEROX masih andalkan rem tromol. Gak seperti NMAX yang sudah dibekali dengan rear Disk Brake aka rem belakang cakram.

Nah, jikalau Yamaha benar-benar menghadirkan AEROX facelift,  maka piranti satu ini sepertinya jadi part yang wajib ada. Secara selain mendongkrak tampilan secara visual, rem belakang cakram juga menambah sisi safety si motor. Asal benar saja dalam menggunakannya.

Untuk bodi, sepertinya tak perlu banyak ubahan yang musti dilakukan. Headlamp depan udah cakep. Sein juga udah cakep. Paling kalau bisa itu bohlam sein diganti pakai LED saja, biar tambah caem.

Kalau mau rombakan total sih kayaknya si AEROX bakal tambah auto handsome kalau pakai suspensi belakang kayak punyanya SMAX atau Force155. Suspensinya tiduran ngumpet di tengah. Hmmm… Wes asli dijamin… Guanteng banget pasti om…

Tapi rasanya itu juga berat buat diwujudkan. Secara merubah sisi itu pasti mengganti vendor ataupun basis desain terutama dudukan pada rangka dan swingarm. Jadi sementara coret saja dulu suspensi rebahan ala SMAX ini.

Yamaha Aerox 155 R 2019
Yamaha Aerox 155 versi R

Nah… Yang paling pas dan bisa diwujudkan adalah pada sisi fitur. Gak usah jauh-jauh. Ambil saja basis fitur saudara dekatnya, All New NMAX. Selain ABS, AEROX facelift nanti juga makin cakep kalau disematkan speedometer yang connect sama gadget, SMG, dan smart key aka keyless (versi S sudah sebenarnya). Kayaknya itu saja sudah cukup sih buat nambah daya gedor penjualan si AEROX 155 facelift nantinya…

Kalau menurut pemirsa smeua kira-kira bagaimana? Setuju tidak dengan usulan-usulan facelift ala-ala mmz di atas? Atau sampeyan punya usul lain mengenai AEROX facelift? Monggo silahkan komentarnya… (mmz)

10 thoughts on “Yamaha AEROX Facelift? Apa sih yang diharapkan?

  1. Konsep resain aerox udah paking keren, sayangnya belakang masih teromol, seandainya di facelift, bodynya jangan terlalu lebar, biar proforsional sama ban nya yabg lebar, kalo jadi monoshok sih gak nungkin, tapi seandainya ada oasti makin jadi idola

  2. Saya setuju sama mmz, dikasih piranti rem belakang cakram trus semua fitur baru nmax di cangkok ke aerox plus monosok ngumpet pasti lbh kekar tuh motor

Silahkan Komentarnya Kangbro