Pernat bela Rossi. Yang bermasalah adalah M1

Diposting pada

MOTOMAZINE.COM – Pengamat ternama MotoGP Carlo Pernat buka suara perihal performa Yamaha. Pernat akhirnya membela Rossi dan mengatakan bahwa masalah yang terjadi adalah bermuara pada Yamaha M1. Motor yang sebelumnya sangat kompetitif tersebut mendadak menjadi motor yang menimbulkan berbagai tanda tanya. Tak hanya bagi pecintanya tapi juga untuk para pembalapnya.

Yamaha M1 menjalani debut musim 2020 dengan sangat apik. Quartararo tampil meyakinkan dengan merebut dua juara seri di Jerez. Semua orang bergembira. Termasuk Lin Jarvis yang kelihatan sangat puas dengan performa rookie of the year musim 2019 ini.

Baca juga : Michelin ungkap Rahasia Quartararo Tak Tersentuh dengan Ban Soft

Namun memasuki seri-seri berikutnya Yamaha M1 mulai keteteran. Quartararo bahkan terlempar dari perebutan juara seri. Andrea Dovisiozo pembalap Ducati juga mengancam posisinya. Mereka hanya berselisih 3 poin saja. Dan kondisi ini jelas sangat mengkhawatirkan tim biru.

Puncak carut marutnya adalah GP Styria. Vinales bahkan sampai harus menjatuhkan diri dari M1 nya karena alami rem blong. Parahnya lagi, Vinales sudah membuka segel mesin ke lima. Artinya Vinales sudah kehabisan jatah mesin.

Carlo Pernat mengkhawatirkan masalah ini. Dia mulai membandingkan M1 era sekarang dengan masa lalu. Masa kejayaan YZR-M1 saat masih menjadi tanggungjawab opa Masao Furusawa. Furusawa berhasil menyulap M1 yang acak adul menjadi motor yang sangat kompetitif. Dan bahkan berkali-kali menggondol tropi juara dunia. Tapi itu dulu. Makin ke sini performanya semakin menurun.

“Desainer hebat terakhir yang mereka (Yamaha) miliki adalah Furusawa, M1 miliknya adalah yang terbaik dari semuanya. Selama bertahun-tahun, motor ini mengalami penurunan daya saing dan sekarang Yamaha adalah motor terakhir di grid, terkecuali Aprilia. Ini bukan lagi masalah pengendara,” tutur om Pernat.

Masao Furusawa-Valentino Rossi

Rossi juga mengatakan Yamaha kalah kalah cepat dengan Suzuki. Baik topspeed maupun corner entry-nya. Apalagi setelan dengan ban Michelin yang belum juga ada racikan terbaiknya. 

Baca juga : Rossi : Kejuaraan ditentukan Ban

“Saya ingin membela Valentino atas berbagai tuduhan, dengan kondisi M1 seperti ini mereka tidak akan pernah menang MotoGP pada musim normal. Setiap kali ada masalah yang berbeda, mereka juga bermasalah dengan keandalan mesin dan saya tidak akan terkejut jika beberapa pembalap memulai dari pit lane sebelum akhir musim.” tambahnya. 

Hmmmm… Semakin menarik saja kiprah Yamaha hadapi musim 2020 ini. Mereka sudah memulai balapan musim ini dengan sangat baik. Namun semakin ke sini performa motor yang pernah membawa Rossi dan Lorenzo merengkuh juara dunia ini mendadak banyak masalah. Harapannya sih semoga masalah segera terselesaikan dan Yamaha kembali kompetitif. Semoga berguna (mmz

   

Tinggalkan Komentar di sini