Lorenzo dan Stoner pun Angkat Bicara Soal Insiden Rossi vs Marquez di Assen 2015.. Bagaimana Tanggapan Mereka???

image

Motomazine.com Bro dan sis…ternyata masih ramai saja diperbincangkan tentang insiden di chicane terakhir di lap terakhir balap MotoGP Assen yang melibatkan Valentino Rossi dan Marc Marquez.. Tentu masih segar dalam ingatan kita kan bro?? Bagaimana mereka berduel untuk menjadi pemenang yang akhirnya pertempuran itu dimenangkan oleh Rossi..

Nah.. Rupanya kasus ini walaupun sudah ditutup oleh Dorna dan Race Director sekalipun masih tetap menjadi berita hangat hingga kini.. Bahkan kompetitor Rossi, yakni Jorge Lorenzo dan Casey Stoner pun angkat bicara mengenai hal ini masbro.. Wellehh.. Jian trending topic temenan ikii… Lantas, bagaimana tanggapan kedua pebalap ini???
Seperti dilansir oleh media Speedweek Jorge Lorenzo mengutarakan pendapatnya seperti ini

Valentino lebih dulu memasuki tikungan, kemudian Marc masuk di dalam. Marc menyentuh Vale dan tampaknya membuat Valentino tidak bisa melanjutkan di trek. Tapi bagus jika Valentino menang, dia layak untuk jadi pemenang.

Lebih lanjut ia menambahkan

Kita semua tahu, jika anda melihat apex sebuah tikungan seperti tikungan ganda Assen, setiap orang tidak bisa melakukan putaran dalam selama mungkin. Jika itu terjadi maka anda tidak bisa melakukan putaran setelahnya. Anda bisa melihat roda depan Marc secara detil. Jika tak terbentur, ia (Marc) juga akan keluar grid. Dan keputusan Dorna juga Race Director adalah adil.

Intinya Lorenzo mengklaim bahwa apa yang dilakukan Valentino saat memasuki apex ke kanan adalah benar. Dan tak seharusnya pebalap di belakangnya melakukan overtake di situ. Bahkan jika ia melakukan hard brake atau late brake sekalipun.
Lebih lanjut Casey Stoner juga angkat bicara

Saya belum melihat seorang pebalap melakukan putaran tikungan 60° dalam sejarah balap ketika memasuki sudut belok ke kanan dan ia tetap berada di kanan. Itu sangat mustahil untuk tikungan ganda macam Assen, Indianapolis, Shanghai dan Amerika. Tetapi ia (Marc) tetap ingin melakukan. Penonton sekarang juga cerdas dan sudah bisa menilai.

Ungkapnya..
Intinya Stoner juga sependapat dengan Lorenzo mengenai insiden antara Rossi vs Marquez ini.. Berarti mereka sependapat jika tak seharusnya Marquez melakukan hal itu karena sangat mustahil masbro..
Nah piye menurut sampeyan bro dan sis?? Sependapat dengan Lorenzo dan Stoner juga kah???
Dan inilah tikungan chicane fenomenal itu

image

avatar Tidak diketahui

Penulis: motomazine.com

Pecinta Dunia Otomotif yang sedang belajar sharing di dunia maya. Apapun asalkan berhubungan dengan mesin, roda dua, roda empat, pembalap, dan kehidupan manusia akan selalu senang untuk saya perbincangkan

26 tanggapan untuk “Lorenzo dan Stoner pun Angkat Bicara Soal Insiden Rossi vs Marquez di Assen 2015.. Bagaimana Tanggapan Mereka???”

    1. ntar ente balas di game moto gp aje bro, atau minta dorna utk mengadakan balapan ulang sampe markiwes menang. kalo perlu bikin aturan baru yg melarang semua penbalap nrabas gravel kecuali markiwes :v

      Suka

  1. dah mm pun bilang, dia dapet pelajaran dari race ini,

    so, mm msh muda , dan mm pembalap yg mau belajar,

    ingat khan,

    mm niru vr taklukan jl , sete dan stoner?

    suatu saat klu ada kesempatn pasti mm akan lakukan trik spt vr juga

    Suka

      1. setuju, kalaupun ga kena, kemungkinan efeknya seperti colin edward vs heyden tahun 2006, ban edward selip di rumput sedangkan heyden menang dengan meluncur di grevel sama sepeti honda menang kemarin. saya masih ingat betul kejadiannya.

        Suka

  2. klo diamati kaca mata stoner Itu sangat mustahil untuk tikungan ganda macam Assen, Indianapolis, Shanghai dan Amerika .. berati marqewer udah terbukti lek jago dpt melibas tikungan 60 derajad dlm pertarungan tahun lalu pun ada inseden serupa dgn si mbah rossidin dan marqewer juaranya.

    Suka

  3. moto gp itu pengembangan motor, bukan hanya soal siapa yang menang, kalo saja yamaha benar2 kembangkan mesin M1 harusnya ngak ketinggalan sama power ducati yg luar biasa kencang. konsumen lebih butuh motor irit ketimbang motor kencang. masa yamaha jualan motor maksimal jarak tempuh perliter bensinya ngak disebutkan, ini bukti mesin yamaha ngak dikembangkan. akhirnya rossi harus menang karna keberuntungan, kadang2 jg harus jungkir balik

    Suka

Tinggalkan Balasan ke bdt Batalkan balasan