Marak Oli Palsu, Begini Cara Cek Keaslian Oli Yamalube!

Diposting pada

Motomazine.com – Pepatah ada gula ada semut agaknya sangat pas disematkan kepada bisnis oli. Seiring dengan tingginya pemakaian sepeda motor sebagai moda transportasi, maka tentu sangat tinggi pula kebutuhan pemakaian oli. Maka tidaklah mengherankan apabila akhir-akhir cukup banyak beredar oli yang dipalsukan, termasuk oli Yamalube dari Yamaha.

Dilansir dari SuaraMerdeka.com, pada bulan Oktober Polda Jateng telah meggerebek sindikat pemalsuan oli, baik oli Yamalube maupun merk lain. Yang cukup mencengangkan, dalam 1 hari, sindikat ini bisa menghasilkan 3.000 botol oli palsu. Dirreskrimsus Polda Jateng Kombes Pol Dwi Subagio menambahkan bahwa oli palsu tersebut juga dijual secara online di seluruh Indonesia dengan pasar terbanyak di Jawa Tengah dan Kalimantan.

Kasubdit Indagsi Ditreskrimsus Polda Jateng AKBP Rosyid Hartanto mengatakan masyarakat agar berhati-hati dalam membeli produk oli. “Untuk yang asli kemasan botolnya lebih rapi, dia sekatnya lebih rapi dibanding kemasan yang palsu. Yang palsu plastik (kemasan) tidak solid dan tidak rapi. Perbedaan juga tampak pada warna cairan oli di dalam kemasan. Oli asli mempunyai warna yang lebih terang saat diterawang melalui cahaya, sementara yang palsu lebih pekat dan keruh,” tutur Rosyid.

Oli merk Yamalube yang dikeluarkan oleh pabrikan Yamaha memang cukup banyak dipalsukan. Oleh karena itu, pihaknya senantiasa menghimbau kepada konsumen untuk senantiasa berhati-hati dalam melakukan pembelian oli. “Konsumen harus lebih teliti dalam membeli oli Yamalube.

Salah satu cara untuk melakukan pengecekan apakah oli Yamalube tersebut asli atau palsu adalah dengan cara scan pada barcode yang ada di balik Label oli Yamalube.”Sobek labelnya dan scan barcodenya,” (tagline). Apabila oli Yamalube tersebut asli, maka hasil scan yang didapatkan adalah KODE VALIDASI BERHASIL. Setelah itu Klik ambil point dan masukkan data pribadi.

Keberadaan oli palsu tersebut jelas akan merugikan konsumen, baik secara langsung maupun tidak langsung. Kerugian yang dialami konsumen secara tidak langsung adalah kondisi mesin sepeda motor Yamaha yang akan menemui kendala di kemudian hari karena penggunaan oli palsu tersebut. “Karena itu kami senantiasa menyarakan agar konsumen menggunakan jaringan atau bengkel resmi Yamaha untuk melakukan perawatan sepeda motor Yamaha,” pungkas PT. YIMM. (mmz)

Artikel terkait:

Gambar Gravatar
Penulis adalah penghobi dunia otomotif yang mencoba berbagi info kepada pemirsa semua tentang berita terbaru seputar sepeda motor, mobil, balap dan MotoGP. Terima kasih sudah berkunjung ke blog sederhana ini dan semoga bermanfaat.

Silahkan sampaikan uneg-uneg pemirsa di sini