Rossi: “Marquez Mendominasi Layaknya Ketika Saya di Puncak”

Diposting pada 123 views

MOTOMAZINE.COM – Masbro, Valentino Rossi harus kembali menelan pil pahit akibat finish sangat tidak diharapkan saat jalani race GP Thailand. Rossi yang sepertinya terlihat kuat di awal kembali melorot dan hanya sukses gapai posisi delapan. Sangat bukan Rossi di masa keemasannya. Namun balapan tetaplah balapan. Semua bias terjadi. Dan melihat Marquez yang begitu mendominasi, Rossi pun angkat bicara dan sebut Marquez layaknya dia saat berada di puncak.

Di Thailand kemarin jangankan untuk podium. Untuk selesai balapan saja sepertinya Rossi harus berjuang keras. Sempat menyalip Rins dan Mir untuk posisi enam, vale malah kembali melorot. Padahal doi sudah sempat mendekat ke anak didiknya Franco Morbidelli.

Ditanya masalah yang menimpa, Rossi kembali sampaikan bahwa masalahnya adalah degradasi ban belakang (lagi). Setelah cukup menjanjikan dan melesat cepat di awal-awal balap, Rossi mengeluhkan turunnya performa ban belakangnya. Terutama berkurangnya grip yang cukup terasa. Dan hasilnya, Rossi melorot hingga terjarak waktu 20 detik dari Marquez yang sukses menjejak garis finish pertama.

“Marc sepertiku di masa-masa terbaikku? Dia mendominasi tahun ini, mirip seperti aku beberapa waktu silam saat masih di puncak. Dia hanya membuat kesalahan di Austin, tapi terlepas dari itu dia nyaris sempurna. Saya rasa dia tak kan kesulitan meraih gelar kesembilan. Saya menyesal telah membuang-buang kesempatan dua atau tiga gelar juara. Saya merasa dia akan segera menyusul gelar ke sembilanku,” tutur Vale.

Yaps, sebuah ungkapan diplomatis yang dilempar Rossi untuk Marquez. Dan melihat performa yang disuguhkan Marc saat ini, sepertinya doi abakal mudah saja raih gelar jurdun ke sembilannya. Bahkan mungkin tahun depan. Melihat performa Honda RC213V yang didesain Marquez-sentris, tentu hal itu sangatlah mungkin diwujudkan.

Ditanya mengenai masalah yang menimpa Rossi pun angkat bicara,

“Sayangnya balapan berlangsung seperti balapan lalu karena saya punya masalah yang kurang lebih sama. Setelah beberapa lap saya langsung menderita dengan berkurangnya grip ban belakang, jadi saya harus pelan. Sangat disayangkann sebab saya menemukan sesuatu yang bagus di warm up. Kami cukup baik dengan ban yang sudah terpakai dan melakukan sedikit penyesuaian untuk mendapat grip yang sedikit lebih baik. Saya ingin memakai ban yang sama di race. Bedanya hanya baru. Namun ternyata itu tidak bekerja sama sekali,” tambah The Doctor.

Mengenai performa Fabio Rossi punya pendapat bahwa Yamaha harus mempertahankan bocah kelahiran Perancis ini. Rossi menyebut performa Marquez luar biasa dan di tahun 2021 pasti banyak tim yang mengincarnya.

“Fabio sangatlah penting untuk masa depan Yamaha. Saya berharap dia akan cepat, tapi sejujurnya tak ada satu pun orang di paddock yang mengharapkan Fabio secepat sekarang ini. Dia sangat cepat dan masih sangat muda. Saya rasa banyak tim yang akan coba membujuk Quartararo untuk musim depan. Untuk tahun 2021, jika Yamaha tidak gila, mereka akan melakukan segala cara untuk mendapatkan Fabio,” tegas pembalap berusia 40 tahun tersebut.

Yaps, sebuah harapan dan mungkin sedikit kode sih buat kita penikmat MotoGP. Rossi menyebut Yamaha dan Fabio musim 2021. Di akhir musim 2020 juga Rossi habis kontrak bareng Yamaha. Apakah ini artinya….?????

Tapi tunggu, lebih jauh Rossi juga membuka teka-teki baru.  Siapa lagi kalua bukan tentang adiknya, Luca Marini. Kemarin Luca sukses rengkuh juara pertama. Dan tentu ini bagus untuk karir Luca ke depannya.

“Di hari yang sulit Luca berhasil juara. Saya puas dan memberinya selamat. Sangat keren menyaksikannya di atas podium pertama. Saya berharap dia bisa menyelesaikan musim ini dengan bagus, agar bisa bersiap untuk musim depan dan berjuang demi gelar juara dunia. Dan akan sangat luar biasa menyaksikan pertarungan Marini-Marquez musim 2020,” tutup pemilik nomor 46 tersebut. Semoga berguna… (mmz)

Silahkan Komentarnya Kangbro