Tips Kelola Emosi Saat Riding sambil Puasa ala AHM

Diposting pada

Motomazine.com – Bulan puasa datang tak lantas membuat kita malas-malasan dan mendadak menjadi kaum rebahan. Semua aktivitas harus tetap berjalan. Karena kebutuhan hidup sama sekali tak memandang kondisi kita yang sedang beribadah menjalankan puasa. Nah, di bulan puasa ini sangat penting menjaga emosi terutama saat kita riding sepeda motor. Berikut AHM ngasih tips bagaimana mengelola emosi saat riding dengan kondisi kita sedang berpuasa. Ingat sam, perut lapar akan berkorelasi ke sangarnya otak.

Adalah Om Johanes Lucky selaku manager divisi Safety riding AHM yang membagikan tips, bagaimana sih mengelola emosi selama kita di jalan di tengah puasa dan pandemi. Sampean semua tahu, kondisi saat ini sangat jauh dari yang namanya idela untuk kehidupan kita. “Kemampuan mengendalikan emosi setiap orang berbeda-beda. Oleh karena itu, sangat penting untuk selalu menjaga kondisi tubuh yang fit selama berpuasa dan selalu utamakan keselamatan dalam berkendara”, ujarnya.

Dan berikut beberapa tips dari AHM dalam berkendara selama melaksanakan ibadah puasa agar tetap dalam kondisi prima dan juga safety :

  1. Rencanakan perjalanan

Rencanakan perjalanan untuk mendapatkan rute dan waktu yang tepat sehingga dapat terhindar dari kemacetan dan emosi tetap terkontrol. Misalnya, mengantisipasi kondisi lalu lintas saat pulang kerja di bulan puasa yang sangat padat, karena banyak orang yang mengejar waktu agar dapat berbuka puasa di rumah bersama keluarga.

  1. Istirahat yang cukup

Sebagai antisipasi perubahan jam tidur, atur ulang waktu tidur untuk memastikan tidur tetap cukup. Banyak orang yang merasakan kantuk luar biasa saat di bulan puasa yang tentunya dapat membuat pengendara lebih cepat lelah dan konsentrasi berkurang. Lakukan istirahat setelah satu sampai dua jam berkendara. Apabila rasa kantuk menyerang atau konsentrasi sudah menurun, segeralah beristirahat.

  1. Atur asupan makanan

Guna antisipasi perubahan jam makan, tambahkan asupan bernutrisi tinggi seperti mengkonsumsi sayur, buah, vitamin dan memperbanyak minum air putih guna mencegah dehidrasi tubuh saat berkendara sehingga konsentrasi tetap terjaga.

  1. Pemanasan sebelum berkendara

Selain meningkatkan respon saat berkendara, pemanasan dapat dilakukan untuk mengkonfirmasi kesiapan fisik untuk berkendara.

  1. Fokus berkendara

Fokuskan energi untuk berkendara saat berkendara, sehingga konsentrasi dapat tetap terjaga dan berkendara aman.

  1. Berpikir positif

Berpikir positif akan membantu dalam mengelola emosi sehingga konsentrasi berkendara tetap terjaga.

  1. Prediksi bahaya

Dengan melakukan prediksi bahaya, kita dapat mengantisipasi perubahan perilaku pengguna jalan. Misalnya, pengendara yang tergesa-gesa menjelang waktu berbuka puasa, pengendara yang menepi saat waktu berbuka puasa, pejalan kaki yang menawarkan jajanan berbuka puasa di tepi jalan dan lainnya.

Selain itu, lakukan persiapan dasar lainnya mulai dari perlengkapan berkendara seperti jaket dan helm serta kelengkapan surat berkendara. Lakukan juga pemeriksaan kendaraan sebelum berkendara. Dan dalam situasi pandemi yang belum berakhir ini, protokol kesehatan tetap harus diutamakan.

Dalam kondisi apapun setiap pengguna jalan diharapkan dapat meredam emosi dengan menumbuhkan empati dan menghargai pengguna jalan lain serta menerapkan #cari_aman dalam berkendara agar tidak menggangu pengguna jalan lain dan meningkatkan resiko kecelakaan.

”Dengan meningkatkan kendali diri, diharapkan konsentrasi dan emosi dapat terjaga sehingga berkendara menjadi aman dan nyaman, serta ibadah puasa berjalan lancar”, tutup Om Lucky.

So, tetap cari aman saat berkendara meski di bulan puasa adalah mutlak dan penting. Ada keluarga sampean yang nunggu di rumah. Jadi tetap selamatlah! (mmz)

Artikel terkait:

Gambar Gravatar
Penulis adalah penghobi dunia otomotif yang mencoba berbagi info kepada pemirsa semua tentang berita terbaru seputar sepeda motor, mobil, balap dan MotoGP. Terima kasih sudah berkunjung ke blog sederhana ini dan semoga bermanfaat.