MotoGP, Rossi: Satu Sesi yang Sulit dan Semua Orang berkata Berhenti saja. Tapi Hari ini Aku Senang!

Diposting pada

Motomazine.com – Pembalap Petronas Yamaha Valentino Rossi mengungkap betapa ia sangat bersemangat hadapi GP Catalunya yang akan bergulir sore hari ini. Setup terhadap Yamaha YZR-M1 miliiknya sepertinya sudah menemukan secercah titik terang. Setidaknya dari hasil FP3 dimana Rossi mampu tembus posisi tujuh,pun begitu saat sesi FP4 digelar. Dengan ban yang sudah terpakai pun Rossi mampu tampil cepat. Yaps, meskipun sempat terpeleset dan jatuh pada sesi Q2, setidaknya Rossi membawa asa, kecepatan yang lebih baik.

Kalau sampean perhatikan, Valentino Rossi adalah satu-satunya pembalap Yamaha yang paling menderita. Pada sesi FP1 dan FP2 Rossi bahkan keluar dari barisan 15 besar. Wajar jika akhirnya banyak suara sumbang yang menyarankan pembalap berusia 42 tahun tersebut untuk pensiun saja. Namun tahukah sampean? Catatan laptime Rossi sebenarnya gak buruk-buruk banget loh.

Baca juga:

MotoGP, Rossi: Saya Optimis jelang Barcelona, di Mugello saya Meningkat

“Saya suka trek ini dan kami telah membuat kemajuan terhadap sepeda. Kemarin kita melakukan kesalahan dan bekerja pada jalur yang keliru, sesuatu yang lumrah terjadi pada pembalap di akhir pekan. Masalahnya bagiku adalah, setiap hal itu terjadi kepadaku, semua orang berkata saya terlalu tua dan lebih  baik berhenti. Bahkan setelah satu sesi saja yang buruk. Hari ini saya bersenang-senang.” tutur pembalap yang akrab dengan julukan The Doctor tersebut.

“Untukku hari ini adalah hari yang positif. Sedari pagi kami telah memodifikasi pengaturan sepeda. Saya merasa baik di FP3 dan FP4. Saya tempati posisi tujuh. Sayang saya harus terjatuh di Q2 dan hanya mampu amankan posisi 11 karena sulit untuk berganti sepeda. Sulit memang start dari posisi 11 tapi saya cukup potensial.” lanjutnya.

Valentino Rossi sebenarnya cepat, namun tensi persaingan MotoGP kini semakin ketat. MotoGP semakin cepat dari tahun ke tahun. Itulah kenapa meski laptime Rossi di FP3 sama dengan laptime kualifikasi 2019 silam namun Rossi hanya finish posisi tujuh saja.

“Ini masalah yang besar. Sedikit terasa panas di pant*t (tertawa). Ini situasi yang sulit, Sangat mengesankan karena semua orang begitu kuat. Untuk seseorang mungkin situasiku sulit, tapi sebenarnya itu berlaku bagi semua. Aku melihat detak jantungku hingga 170 bpm. Tapi itu hal yang biasa aku lakukan di saat latihan. Jadi menurutku hal yang wajar. Andrea Dovisiozo yang bahkan menyentuh 180 bpm nyatanya dia baik-baik saja. Jadi detak jantung yang cepat tak mengindikasikan bahwa seseorang sedang tidak sehat,” tambah pria Tavullia tersebut.

Baca juga:

9 Tips Ampuh Rawat Motor Matic Honda biar Tetep Awet

Yaps, hari ini Valentino Rossi akan memulai start dari posisi 11. Bukan posisi yang ideal memang. Namun Rossi memprediksi 2 atau 3 lap awal akan menjadi balapan sprint. jadi siapa yang mampu menempel dan mendapatkan ‘derek’, dialah yang akan memetik keuntungan. (mmz)

Gambar Gravatar
Penulis adalah penghobi dunia otomotif yang mencoba berbagi info kepada pemirsa semua tentang berita terbaru seputar sepeda motor, mobil, balap dan MotoGP. Terima kasih sudah berkunjung ke blog sederhana ini dan semoga bermanfaat.