
Motomazine.com – Masbro, masih saja viral di media sosial perihal ganasnya tanjakan Jembatan Kali Kenteng yang menjadi jalur tol fungsional Kartasura-Salatiga. Setelah sebuah city car tak mampu melalui tanjakan tersebut, berbagai asumsi terus berdatangan, termasuk adanya berita bahwa tanjakan tersebut memiliki derajat kemiringan hingga 57 derajat.
Tak ingin kekeliruan ini terus berlarut, dikutip dari Kompas Kalorlantas Polri Irjen Pol Royke Lumowa bahkan sore tadi, Selasa (12/6/2018) secara langsung mengunjungi tanjakan Kali Kenteng, Susukan Semarang.
Ingin membantah hoaks, bahkan Pak Royke mencoba sendiri menaklukkan tanjakan jembatan Kenteng itu dengan mengendarai sepeda lipat. Dan hasilnya, Irjen Pol Royke berhasil melewati tanjakan tersebut dengan sukses. Artinya apa Cak? Kalau sepeda lipat saja bisa naik, harusnya mobil pun lebih mudah untuk menanjak.

Lantas melihat adanya beberapa kasus mobil yang tak bisa menanjak, bagaimana sih tipsnya supaya sopir mampu membawa kendaraannya hingga ke puncak dengan lancar dan aman?
Baca juga:
- Konvoi pakai Patwal Boleh Gak sih Nrobos Lamer Plus Minta Prioritas? Simak Penjelasannya Berikut ini
- Inikah Spyshot Avanza Facelift? Lebih Gagah dari Versi Current
- Aura Sangar Chevrolet Blazer 2019 Siap Dobrak Pasar SUV!
- Mengenai Ayla yang Viral Gak Kuat Nanjak, begini Tanggapan Pihak Daihatsu
- Inikah Wajah Baru Honda HR-V? Kapan Rilis?
- Mau Mudik? Cek 11 Poin ini dahulu di Mobil Anda. Nomor 8 Jangan Sampai Lupa!
- XPander Masih Jawara. Berikut 20 Mobil Terlaris April 2018
- 5 Gejala Rem Mobil Rusak. Waspada Cak!
- Isuzu Traga Resmi Mengaspal di Indonesia, Jadi Pesaing L300 ini Spesifikasi Lengkapnya
- Penjualan Xpander Bulan Maret 2018 Kembali Kalahkan Avanza. Apakah Trend Pasar Mulai Bergeser?
Manager Administrasi PT Jasamarga Solo Ngawi punya jawaban sendiri untuk ini. Menurut beliau, mobil dengan transmisi automatic (A/T) harus segera mengganti ke gigi D2 atau L. Sementara untuk mobil bertransmisi manual aka M/T harus masuk ke gigi 2 dan gas penuh.
“Kemarin saya lihat itu kebanyakan kesalahan mengemudi. Misalnya di matik, seharusnya dia sudah bermain di gigi D dua atau L, terus yang pakai manual mereka pakai gigi 2 kemudian telat oper,” ucapnya.
Mobil baru bukan jaminan kuat nanjak
Kasatlantas Polres Semarang AKP Shandi Wiedyanoe, juga turut menuturkan bahwa tanjakan Kali Kenteng itu tak sampai 57 derajat. Tanjakan di ruas jalan darurat Kali Kenteng hanya berkisar di angka 10 persen dari rataan jalan, artinya tanjakannya hanya 20 sampai 25 persen saja.
Menurut AKP Shandi kuncinya lagi adalah pengemudi harus mematuhi instruksi petugas untuk gas poll dan ambil ancang-ancang dari bawah. Selain itu para pengemudi juga diharuskan menjaga jarak akibat menyempitnya jalan.

So… lagi-lagi skill pengemudi dan kondisi kendaraan lah yang menjadi kuncinya. Selama drivernya berpengalaman, dan mobil berada dalam kondisi optimal InsyaAllah tanjakan Jembatan Kenteng bisa dilalui dengan aman.
Di sepanjang jalan tol fungsional jembatan Kenteng juga sudah diberikan rambu-rambu untuk pindah ke gigi 1, serta para petugas juga sudah siap di sepanjang tanjakan bersiap-siap jikalau ada mobil yang gagal menanjak. Semoga berguna… (mmz)
Lebih dekat dengan Motomazine di:
- e-mail: motomazineblog@gmail.com
- facebook: motomazine.com
- twitter: motomazine
- IG: @motomazineblog
- Youtube channel: Motomazine
- WA: 085233819298
- BB: D8DCFC9A
