Halal Bihalal Jatimotoblog di Ponorogo (Part 2): Eksotisme Puncak Khayangan.. !!

oleh

image

Motomazine.com – Bro dan sis.. Kembali kita bahas mengenai halal-bihalal blogger Jatimotoblog di Ponorogo. Setelah kemarin MMz menulis teaser (sebut saja begitu) biar kayak blog-blog tenar,


Maka pada kesempatan kali ini kita akan sharing perjalanan sedulur blogger Jatimotoblog ke the first destination. Puncak Khayangan..

Seperti judulnya, puncak Khayangan.. Tentu saja bahasan kita sekarang adalah puncak gunung. Setelah persiapan dari Hotel Mutiara Ponorogo dirasa mantap, langsung saja rombongan gass ke arah Kecamatan Pudak. Sekitar kurang lebih 50 km dari pusat kota dengan dipandu oleh kang Amamoto.. Oh ya, sedulur-sedulur yang bergabung kali ini adalah 8 blogger Jatim dan 3 bintang tamu dari Jawa Tengah, diantaranya:
1. Kang Heri (setia1heri.com)
2. Mbah Wiro (nyobamoto.com)
3. Kang Amamoto (roda2blog.com)
4. Kang Arif (arifdadot.com)
5. Kang Fauzi (fncounter.com)
6. Cak Hendi (hendyofmars.wp.com)
7. Cak Priyo (verzasurabaya.wp.com)
8. Lek Ipan (pertamax7.com)
9. Lek Azis (warungdohc.com)
10. Lek Yusuf (traktordohc.com)
11. Dan saya sendiri (motomazine.com)
Siapa bintang tamunya silahkan cari sendiri.. :mrgreen:

image
Bingung nyari kamera.. Saking banyaknya yang pengen motret blogger kondang satu ini

Memasuki Kecamatan Sukun, rombongan disuguhi pemandangan berupa hamparan pohon kayu putih dengan semerbak aroma nan mampu membuat nafas menjadi lebih enteng. Belum lagi pemandangan di kanan kiri jalan yang bakal membuat anda begitu menikmati perjalanan. Kalau buat MMz pribadi sih, justru perjalanan ini menggugah emosi, memori dan kenangan masa lampau. Saat semuanya kala itu terjadi begitu saja, dengan indah, menggiurkan dan menantang :mrgreen: halah malah nglantur..

image

Okay.. Back to topic.. Sesampainya rombongan di Desa Pudak, lebih tepatnya ujung Pudak (sebab akses beraspal sudah habis) kami sejenak beristirahat, melepas lelah serta mendinginkan kuda-kuda besi kami sebelum diajak berjibaku menaklukkan ganasnya rute pegunungan, yang sebenarnya hanya cocok untuk motor jenis trail..

image
Foto bareng kang Heri dulu

Setelah dirasa istirahat sudah cukup.. Ok.. It’s time to war (dalam hati MMz). Sebab jalan yang dilalui benar-benar ekstrim masbro.. Saya saja sampai tidak kuasa untuk mengabadikan momen ini, saking konsentrasi penuh, agar motor tak nyelonong dan terjerembab. Beda dengan lek Azis dan lek Yusuf yang justru keranjingan cari jalan yang lebih susah 😆 mungkin mereka kurang puas buat menghajar habis-habisan si trimbil.. :mrgreen:
Namun sayangnya sesampainya di tengah perjalanan rombongan tetiba didera rasa ragu untuk melangkah. Kenapa..??? Sebab itulah the last point di mana motor bisa dikendarai. Artinya, jika kami tetap ingin meneruskan perjalanan rute ekstrim nan menantang itu masih menunggu sepanjang 3 km.. Dan syaiknya lagi, musti ditempuh dengan naik sepatu, alias jalan kaki.. Hadeuh.. Yo teklek rek…

image

Maka dari itu, rombongan pun memutuskan untuk stop di situ, dan melakukan sebuah ritual penting. Apalagi kalau bukan foto-foto bersama banner kebesaran, Jatimotoblog. Tapi, walaupun tak mencapai puncak, rombongan terpuaskan oleh pemandangan sekitar yang memamerkan sabana pinus nan elok. Tak salah jika MMz menyebut ini sebagai salah satu eksotisme Khayangan, Pudak, Ponorogo..

image

Setelah dirasa cukup, rombongan pun memutuskan untuk turun dan meluncur ke destinasi berikutnya.. Ke manakah kami akan mblakrak..??? Tunggu cerita selanjutnya… (To be continued) :mrgreen:

Related Posts:

30 thoughts on “Halal Bihalal Jatimotoblog di Ponorogo (Part 2): Eksotisme Puncak Khayangan.. !!

Silahkan Berkomentar di bawah sini