Data Telemetri Yamaha M1 Rossi Bocor? Mungkinkah ada Pengkhianat?

Diposting pada

image
Yamaha YZR M1 Valentino Rossi

Motomazine.com – Salam safety riding bro sis.. Jelang balap seri terakhir musim ini yang bakal digelar di sirkuit Valencia, Spanyol, kabar kurang sedap kembali menyeruak ke permukaan. Jika musim lalu kita dihadapkan pada serunya perebutan juara dunia yang terjadi antara Rossi dan Lorenzo, kali ini pun kabar (tak enak) tersebut kembali muncul dari paddock The Blue Team.
Yup, kubu Valentino Rossi kabarnya dibuat kebakaran jenggot akibat data telemetri YZR M1 Valentino bocor dan jatuh ke tangan kompetitor. Lah.. Kok bisa? Entahlah masbro, kenapa semua ini bisa terjadi. Dikutip dari media Spanyol, diariogol.com, disebut Valentino Rossi sangat marah akibat kejadian ini. Sebab data telemetri motor adalah data rahasia seorang pebalap. Di dalamnya terekam semua aktivitas motor yang terjadi akibat tindakan sang rider. Seperti bukaan throttle, data pengereman, laptime tiap putaran, lean atau kemiringan, semua terekam jelas di data telemetri yang disematkan di masing-masing motor prototype pebalap MotoGP. Data inilah yang nantinya menjadi acuan bagi tim untuk menentukan settingan terbaik bagi sang pebalap. Tentunya semua tim akan bekerja semaksimal mungkin agar data telemetri ini tetap aman di antara crew mechanic saja.
Lantas jika seperti itu, bagaimana bisa data telemetri ini bisa jatuh ke tangan kompetitor? Pengkhianatan kah? Mungkinkah ada pengkhianat? Masih menurut sumber yang sama, kabarnya Rossi telah meminta salah seorang kru kepercayaannya untuk menelusuri dan mencari siapa orang dibalik bocornya data telemetri M1 Rossi ini.

Sementara menghadapi musim balap 2017, Rossi juga meminta agar tim lebih berhati-hati agar data telemetrinya tak kembali bocor. Di tahun depan juga Vale meminta Yamaha untuk membuat mesin yang lebih beringas di trek lurus. Sebab selama ini, M1 selalu saja menjadi bulan-bulanan para kompetitor di trek lurus, terutama oleh Ducati. Di Mugello dan Sepang, Desmosedici akan sangat mudah mengasapi M1 kala harus adu topspeed secara head to head. Miris memang, ditambah kesialan-kesialan yang dialami Rossi seperti empat kali crash, mesin yang jebol di Mugello, semakin membuatnya tertinggal atas Marquez dan harus puas hanya dengan menempati runner up di klasemen juara dunia, setelah gelar world champion secara jelas dikunci oleh Marquez di Motegi.. (MMz)
==============
Punya pertanyaan atau ingin berbagi informasi? Kirim saja ke:
• motomazineblog@gmail.com
Gambar Gravatar
Penulis adalah penghobi dunia otomotif yang mencoba berbagi info kepada pemirsa semua tentang berita terbaru seputar sepeda motor, mobil, balap dan MotoGP. Terima kasih sudah berkunjung ke blog sederhana ini dan semoga bermanfaat.

6 komentar

Silahkan sampaikan uneg-uneg pemirsa di sini