Pengalaman Pribadi: Jangan Lakukan Hal ini Saat Radiator Overheat dan Ngebros. Awas Nyesel Cak!

Motomazine.com – Salam safety riding bro sis… Alhamdulillah nyampek rumah juga akhirnya. Maaf dari pagi blog belum update karena memang mmz lagi bekutat dengan ramainya jalanan nyetir ke Sragen buat takziah. Berangkat pukul 8 pagi mmz menyusuri jalanan via Wonogiri-Solo ambil arah Karanganyar lanjut ke Sragen. Perjalanan berangkat lancar jaya tanpa hambatan walaupun motuba mmz harus digeber di bawah teriknya mentari siang.

Menempuh perjalanan selama 3 jam sampailah kami dan rombongan di rumah Paklik. Satu setengah jam berada di sana kami pun berpamitan balik ke Ponorogo. Nah, saat perjalanan pulang inilah awal kisah dimulai.

Mengambil jalur berbeda dengan saat berangkat kami pun berinisiatif ambil jalur Mojogedang lanjut ke Tawangmangu untuk sekedar melihat indahnya pemandangan puncak Cemoro Kandang sambil menikmati secangkir kopi atau sepotong jagung bakar.

Namun apa daya, niat asyik ini malah akhirnya membuat mmz sempoyongan berpeluh keringat gegara mobil tua mmz yang suka mimik solar ini overheat dan ngebros. Wasemb,  mana kejadiannya saat jalanan menanjak selepas pasar Tawangmangu lagi. Wes pokoknya aplikasikan semua jurus permobilan untuk menjaga mobil tetap berhenti grak tanpa membuat penumpang panik. Lha piye, wong mesin tetiba mati je.

Baca juga:

Usut punya usut ternyata ada suara mencurigakan dari area bonet. Kalau sampean anak kost yang sering masa air buat bikin kopi atau sekedar menyeduh mie instan, wes anda pasti sudah familiar banget dengan suara tersebut. Ya,, suara air mendidih masbro… Blekutuk-blekutuk….ubuk-ubuk...Begitu lah suaranya. Sangarnya lagi dibarengi dengan keluarnya uap dari buangan tabung reservoir dan suhu mesin yang bisa ngebuat telor mata sapi dalam hitungan detik.

Lantas, apa yang harus dilakukan jika radiator overheat dan ngebros seperti ini?

Pertama jangan panik masbro. Kuasai diri, sesegera mungkin injak pedal rem dan tarik handbrake sesempurna mungkin. Dengan kondisi jalanan menanjak seperti yang mmz alami tadi usahakan segera cari tungkel :mrgreen: aka ganjal ban agar mobil tak ngeloyor mundur. Sebelumnya, Jika memunginkan parkirkan mobil ke tepi, namun ini butuh effort lebih. Karena saat posisi mesin mati, setir mobil beratnya ampun-ampunan.

Kedua segera buka kap agar mesin cepat dingin. Nah, ini dia, jangan lakukan hal-hal berikut ini.

Jangan sekali-kali mencoba membuka tutup radiator saat mesin masih panas. Hawa/uap yang keluar dari radiator akibat air yang mendidih bisa membuat tangan anda melepuh. Saran saya adalah tunggu beberapa saat hingga mesin tak begitu luar biasa panas, kemudian buka tutup radiator melapisi tangan memakai kain atau apalah buat melindungi tangan dari uap panas.

Buka tutup radiator hingga longgar namun biarkan sejenak. Jangan langsung dilepas/dicopot. Biarkan uap mendesis keluar melalui celah tutup radiator. Jika sudah, buka dan lepaskan tutup radiator dari tempatnya.

Ketiga adalah, ini dia yang paling penting. Buat yang belum pernah mengalami radiator ngebros pasti bakal panik berlebih. Akhirnya ambil air secepatnya lalu langsung mengisi radiator dengan air. STOP! DON’T DO IT! Sebab akibatnya akan sangat fatal. Dan sayangnya, hal ini yang nyaris saya lakukan. Untungnya ada seorang sopir truk baik hati yang berhenti dan memperingatkan saya untuk tak melakukan hal tersebut. Tak main-main, mengisikan air dingin saat mesin panas bisa membuat head cylinder molet aka mleyot. Allahuakbar..jeder….!!! Kaget bukan kepalang cak. Sekali lagi maturusuwun banget buat pak sopir truk tadi. 

Lantas solusinya gimana dong min, admin? Halah.. Solusinya adalah, dalam kondisi tutup radiator terbuka nyalakan mesin. Saat mesin menyala baru….tambahkan air ke dalam radiator secara pelan dan perlahan. Karena dalam kondisi seperti ini biasanya air bakal balik nyembur dari radiatornya. Tipsnya, tetep masukkan air radiator, kalau untuk kondisi emergency ya sudah air ledeng/sumur gak apa, sampai air penuh di bibir radiator. Jangan lupa isi juga tabung reservoirnya sebatas yang sudah ditentukan.

Kalau sudah langkah selanjutnya adalah jalankan mobil seperti biasa, namun jangan lupa untuk mengambil jalur yang tak begitu ramai. Alasannya biar angin bisa masuk sempurna melalui celah-celah grille dan mendinginkan kisi-kisi radiator secara alami.

Tips selanjutnya adalah usahakan lewati jalan yang tak terlalu banyak tanjakan. Jikalau itu memang jalur satu-satunya ya anda harus telaten. Persis kaya yang saya lakukan tadi. Selepas mendaki, sehabis mesin meraung-raung segera tepikan mobil. Buka kap, dan ulangi tips kedua untuk mengecek kondisi air radiator. Jika berkurang, tambahin lagi. Tapi inget, jangan nunggu sampai bener-bener overheat dan mesin mati loh ya. Ayahab cak…

Tips keempat, jangan paksakan mesin meraung. Nyetirlah dengan santai. Jika memang harus melewati tanjakan usahakan pakai gigi 2 atau bahkan 1. Uaahakan tak memaksakan mesin, sekali lagi, jangan dipaksa. Istilahnya ditetah cak. Dibawa naik pelan-pelan asal sampai ke puncak dan klimaks *eh :mrgreen:

Jika semua terlampaui dengan aman, sesampai di rumah segera periksakan mobil ke bengkel. Karena radiator overheat bisa banyak banget penyebabnya, diantaranya adalah:

  1. Kipas radiator macet
  2. Radiator penuh kerak, dan tersumbat (ini yang paling banyak terjadi sama motuba)
  3. Water pum bermasalah
  4. Thermostat bermasalah
  5. Dan beberapa penyebab lain yang harus saya tanyakan ke bengkel.

Last.. Usahakan untuk memeriksa mobil tiap kali hendak bepergian, terutama ke luar kota masbro. Jangan sampai mobil trouble di tengah jalan. Sumpah, gak uenak banget rasanya.  Dan jika semua antisipasi sudah dilakukan namun masih mengalami trouble, ya sudah gimana lagi, itu suratan takdir..hehe..

Oh ya, ciri-ciri mesin bakal overheat adalah tenaga jadi loyo, apalagi di tanjakan, perbedaanya terasa banget dibanding saat mobil sehat. Ciri selanjutnya adalah indikator suhu naik total, bahkan sampai ke garis merah diikuti bau tak sedap dari area mesin. Kalau sudah seperti ini, segera tepikan kendaraan anda dan lakukan langkah lanjutan.

So…itulah masbro, pengalaman pribadi mmz saat alami radiator overheat dan ngebros.. Oh ya, mobil lupa gak kefoto, wong otak saya ganjret buat nyari solusi. Ditambah lari sana lari sini buat nyari air. Semoga berguna dan semua baik-baik saja… (mmz)

=============

Lebih dekat dengan Motomazine di:

  • e-mail: motomazineblog@gmail.com
  • facebook: motomazine.com
  • twitter: motomazine
  • IG: @motomazineblog
  • Youtube channel: Motomazine
  • WA: 085233819298
  • BB: D8DCFC9A

 

Iklan

Tentang motomazine

Pecinta Dunia Otomotif yang sedang belajar sharing di dunia maya.Apapun asalkan berhubungan dengan mesin, roda dua, roda empat pebalap, dan kehidupan manusia akan selalu senang untuk saya perbincangkan
Pos ini dipublikasikan di mobil, serba-serbi, tips, umum dan tag , , , , , , , , , , , , , , . Tandai permalink.

8 Balasan ke Pengalaman Pribadi: Jangan Lakukan Hal ini Saat Radiator Overheat dan Ngebros. Awas Nyesel Cak!

  1. awansan berkata:

    mobilnya apa to mas ? Kuda diesel / panther ?

    Disukai oleh 1 orang

  2. andhi_125 berkata:

    tungkel :mrgreen:
    sudah ketemu sebab-e pak?

    Disukai oleh 1 orang

Silahkan berkomentar.. Monggo...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s