Ternyata Rossi Pernah Merengek dan ditolak Yamaha. Duh, Piye ini FBR?

Diposting pada 148 views

MOTOMAZINE.COM– Sedikit mengernyitkan dahi melihat berita pagi ini yang dirilis Pak Haji TMCBlog mengenai kisah seorang Valentino Rossi di masa lalu. Sempat Berjaya dengan Honda, dan kini terseok-seok bareng Yamaha, Rossi ternyata pernah berbisik bahwa doi sejatinya bisa saja melampaui rekor Giacomo Agostini jika memilih bertahan Bersama Honda.  Dan benar saja, seandainya Rossi tidak  berpikir gila untuk melipir ke Yamaha dan juag Ducati, rekor The Doctor pasti tambah ngeri sekarang ini.

Hingga saat ini Rossi telah kantongi 9 kali gelar juara dunia. 7 diantaranya di kelas MotoGP, dan 4 diantaranya diperoleh bareng Yamaha yakni di tahun 2004, 2005, 2008 dan 2009. Pria Italia yang kini telah berusia 40 tahun tersebut melewatkan masa-masa emas di musim 2006 akibat persiapan peralihan kubikasi, 2007 yang jadi bulan-bulanan Ducati, dan 2010 dimana doi harus lewatkan 4 seri balapan karena dirundung cedera patah kaki.

Sayangnya lagi, saat memlilih hijrah ke Ducati, selama dua tahun juga (2011-2012) Rossi sama sekali tak pernah mengecap gelar juara dunia. Juara seri saja gak pernah.

Rossi saat masih membela Honda (2002)

Hingga akhirnya di akhir 2012 The doctor memilih kembali ke pelukan Yamaha. Tapi apakah semua berjalan lancer? Jebule nggak masbro… Rossi bahkan sempat mendapat penolakan dari kubu Garputala. Apa yang dilakukan Rossi pada penghujung 2010 mungkin membuat pabrikan  yang bermarkas di Iwata ini sedikit geram.

Jorge Lorenzo yang menjadi rival Vale saat itu (2010) juga masih bertengger di Yamaha, dan prestasinya juga masih cukup mentereng. Sebab meski gagal jurdun di 2011 dari Stoner, Porfuera kembali sukses genggam gelar jurdun di 2012. Jadi ya pasti Yamaha punya asa besar untuk mempertahankan  Lorenzo dan performanya di musim 2013.

Dan melihat hubungan Rossi-Lorenzo yang sering memanas ketika berada di paddock yang sama, maka tak berlebihan kiranya jika Yamaha mengkhawatirkan kekondusifan tim. Dan  benar saja, akur di 2013, keduanya sempat hamper bersitegang kembali di 2015. Apalagi saat terjadi Sepang clash (Rossi vs Marquez) dan puncaknya Lorenzo juara dunia. Di sana berbagai opini dan juga meme bermunculan. Banyak yang menganggap ada konspirasi yang terjadi antara Lorenzo dan Marquez. Dan suasana saat itu memang panas.

“Saya dapat terus menang dengan Honda dan kadang saya jadi penasaran akan berapa banyak jumlah kemenangan saya jika saya tetap disana (Honda) selama lima tahun? Mungkin saya bisa melewati angka Angostini. Sedangkan, dengan yamaha , Saya mungkin lebih sedikit menang, Namun mereka lebih baik. Saat itu saya tidak bilang saya gila, namun lebih ke ’Berani‘

Lebih jauh Rossi juga berkomentar perihal kepindahannya ke tim merah Borgo Panigale, Ducati. Terpuruk selama dua tahun tanpa prestasi mencorong, The Doctor putuskan CLBK. Doi memutuskan kembali ke Yamaha. Namun apakah perjalanannya ke Yamaha mulus-mulus saja? Samak sekali tidak masbro…

Saat itu Yamaha punya Lorenzo dan Ben Spies. Dan prestasi keduanya pun juga tak bisa dipandang sebelah mata. Apakah mungkin Yamaha akan bertaruh dan bersikukuh mempertaruhkan segalanya demi kedatangan Rossi kembali?

Rossi saat membalap bareng ducati 2012

“Dua tahun dengan Ducati, seperti akhir sebuah cerita. Saya bersimpuh untuk kembali ke Yamaha. Mereka tidak menginginkan saya setelah perpisahan. Katakanlah kasarnya di awal mereka Bilang ‘Tidak, ini sudah berakhir‘ . Namun untungnya ada Lin Jarvis, meskipun juga ada Technical Director yang juga mengatakan TIDAK. Namun Yang lainnya mendukung saya untuk kembali dan selanjutya kita ketahui Bersama…”

Nah, seperti itulah ternyata perjalanan seorang Valentino Rossi untuk kembali ke Yamaha. Doi, si juara dunia yang sangat terpandang di kancah MotoGP sempat mendapat penolakan. Dan setelah saya hubung-hubungkan, melihat kondisi Vale yang seperti sekarang ini, rasanya lebih baik kalua Vale putuskan pensiun dan mengurus anak-anak muridnya. Semoga berguna…. (mmz) 

 

Silahkan Komentarnya Kangbro