
Motomazine.com – salam safety riding bro sis.. Menghadiri acara launching sebuah motor baru tentunya tak lengkap rasanya tanpa mencicipi performa tunggangan yang diperkenalkan. Bertajuk Discover The Great Feelings, kemarin secara resmi Honda telah merilis Supra GTR150 di Ponorogo dengan mengambil tempat di Aloon-aloon Ponorogo.
Menawarkan sensasi berbeda dengan mengambil nama GTR (Grand Touring) tak lantas menutupi kegarangan sang kuda besi. Torsi yang ditawarkan lewat penggunaan mesin DOHC 150cc liquid cooled dengan 6 percepatan dengan konfigurasi Bore x Stroke diangka 57,3 x 57,8 berhasil membuat Honda Supra GTR150 tak ngoyo dalam hal berakselerasi. Dengan konfigurasi near square ini sang mesin sanggup memuntahkan torsi hingga 13,5 Nm/6.500 rpm. Cukuplah membuat anda sedikit kaget saat membejek gas secara brutal.
- Berikut Jarak yang Sanggup ditempuh Suzuki NEX II mulai Mbrebet Sampai Mesin Bener-bener Mati
- Uji Konsumsi BBM New Honda CBR150R. Mayan Lah buat Mesin DOHC
- Konsumsi BBM Yamaha LEXI S. Lah Kok?
- Jangan Kaget! Begini Sensasi 200 Km Nunggang Yamaha LEXI S
- Nih LEXI S Liv. 46 Bakal Nemenin Motomazine Seminggu ke Depan. Ada yang Nitip Ulasan?
- Begini Impresi Nunggang Yamaha LEXI S. Handling Jadi Koentji!
- First Ride Impression All New Honda PCX150. Getarnya Sampai ke Otak
- 3000 Kilometer bareng SABRI, Aman Djaya Lantjar Terkendali
- Begini Sensasi Nunggang All New Yamaha X-Ride 125. Torsi dan Handling jadi Koentjinya!
- Begini Review 2 Lap (saja) Nyicip Honda CRF150L di Bromo. Awas Komen ‘Aku Kapan?’
Mengingat pendeknya trek yang disediakan, alhasil eksplorasi pun tak semaksimal yang diharapkan. Praktis sesi test ride yang MMz lakukan hanya mampu menggali sedikit potensi saat diajak zig zag, berkali-kali mencoba berakselerasi, pengereman serta ergonomi berkendara.
Namun walaupun singkat MMz akan tetap berusaha membaginya dengan anda semua bro sis.. Sebagai pertimbangan awal jika anda tertarik meminang bebek super satu ini..
Ergonomi

Dengan tinggi badan 178cm saja MMz berhasil menapakkan kaki dengan sempurna di tanah. No jinjit, no mrosot dan no repot 😆 . Dari segitiga ergonomi antara posisi duduk (baca: pant*t), tangan dan kaki yang menapak ke footstep pengendara pun juga terbilang rileks. Tak terlalu membungkuk namun footstep juga tidak terlalu menggantung ke belakang. Cocok lah buat touring…

Handling

Sempat MMz gunakan meliuk-liuk zig zag diantara cones yang disediakan panitia, feel yang saya rasakan adalah smooth, enteng namun sedikit rigid. Entah apakah ini terbawa akibat riding style MMz, namun untuk urusan satu ini, dibanding dengan kompetitor sekelas dan sevarian dari Yamaha, saya merasakan jika sang Raja justru lebih enak dan nurut (imo).
Pengereman
Dibekali rem cakram depan dan belakang Nissin satu kaliper rasanya sudah cukup sukses menghentikan laju ban Suora GTR150. Karena jarak test ride yang sangat pendek tentu kecepatan pun hanya mampu terkail hingga 40 km/jam-an saja. Apapun motornya dengan kecepatan seperti itu rem cakram tentu bakal bekerja secara optimal. Bakal lain ceritanya jika piranti ciet ini harus dipaksa mengurangi laju kendaraan hingga 100 km/jam misalnya.. Untuk urusan ini sepertinya si unit kudu dibawa pulang 😆
Oh ya, untuk urusan pengereman ini, rem belakang Supra GTR150 MMz rasakan masih lebih pakem ketimbang MX King. Berkali-kali MMz coba ngesot dan berhasil.. (Sayang gak kefoto… 😥 )
Performa

Nah ini… Sulit namun perlu dijabarkan.. Lagi-lagi keterbatasan trek test ride menjadi penghalangnya masbro.. Sekilas sih secara feel akselerasinya mirip dengan Honda Sonic150. Karena memang keduanya dibekali dengan platform mesin yang sama.. Namun lagi-lagi MMz rasakan lha kok akselerasinya justru lebih galak dibanding si saudara, yakni Sonic 150. Kembali, untuk urusan ini sepertinya memang kudu di tes di jalanan sebenarnya.. Dengan kondisi yang benar-benar memungkinkan untuk menggali potensi sebenarnya si Honda Supra GTR150.

So… Secara singkat dari test ride singkat lima putaran saja yang MMz lakukan kemarin bisa diambil kesimpulan singkat juga bahwasannya Honda Supra GTR150 ini memang dibekali dengan tenaga yang cukup mumpuni. Akselerasi nampol dengan handling lumayan lincah dipadu shock yang sedikit stiff. Intinya untuk urusan stop and go rasanya memang cukup cocok.. Namun jika mau dibawa bepergian jauh aka touring juga cukup mumpuni kok. Posisi berkendara lumayan nyaman mampu membuat anda betah berlama-lama di atas pelananya..

Oh ya, di beberapa video Honda Supra GTR150 ini sanggup tembus 139 km/jam loh masbro.. Namun kembali, untuk keabsahannya memang kudu dibuktikan sendiri… Artinya.. Yo sampean kudu nyilihi…. 😆 (MMz)
=======================
Bro dan sis punya informasi seputar otomotif dan kehidupan? Share saja bareng motomazine di:
• email: motomazineblog@gmail.com
• facebook: motomazine.com
• twitter: @aguztino86
• BB: 524dbd4e
• IG: motomazineblog
• WA: 085233819298

Cbr bebek
SukaSuka
Hooh.. Mungkin lebih galak malah
SukaSuka
Ga bisa!! Soal rem yamaha ttp nomor satu
SukaSuka
Diwoco dengan seksama to yo.. Rem belakang kudu diakoni Supra lebih set.. Kalau rem depan percaya Yamaha jagonya
SukaSuka
Seger2e endi boss???
SukaSuka
Puasa mas.. Mboten pareng… 😆
SukaSuka
Jos..
SukaSuka
Nggih..
SukaSuka
lha iyo, gak jinjit wong situ 178cm, klo saya yang pendek mesti yo kudu pake sandal mesjid yg tebel.
SukaSuka
Wkwk.. Bakiak to lek?
SukaSuka
hooh
SukaSuka