Motomazine.com – salam safety riding bro sis.. melihat laris manisnya Yamaha NMax akhir-akhir ini rupanya Yamaha Indonesia melihat sebuah peluang gurih di sini.. Yup.. mereka getol menggarap skutik maxi berkubikasi di atas 150 cc guna meramaikan pasar skutik bongsor tanah air yang belum sepenuhnya dicampuri dari produk kompetitor. Lanjutkan membaca “Yamaha B74 Si Skutik Maxi 250cc Sudah Masuk Tahap N10.. Positif Meluncur Masbro..!!!”
Motomazine.com – salam safety riding bro sis.. Tak lama lagi, seperti yang sudah dijadwalkan sebelumnya YIMM rupanya telah bersiap menghadirkan Yamaha Xabre 150 (sudah gak usah protes perihal penamannya). Asyiknya, seakan tak mau kalah dengan perilisan M-Slaz di Thailand awal Desember bulan lalu yang menghadirkan Pol Espargaro dan Bradley Smith, kali ini YIMM berencana mengahadirkan VR46 dan Lorenzo sebagai brand ambassadornya. Lanjutkan membaca “Siapkan Yamaha Xabre 150 YIMM Bakal Hadirkan Rossi dan Lorenzo..!!!”
Motomazine.com – salam safety riding bro sis.. Kasak-kusuk seputar pebalap MotoGP memang selalu menarik untuk diperbincangkan. Baik transfer pebalap, pebalap yang naik kelas atau bahkan beberapa pebalap moncer yang menjadi incaran tim-tim besar MotoGP. Yup, adalah bos besar tim Movistar Yamaha MotoGP Lin Jarvis yang menyatakan ketertarikannya kepada pebalap Spanyol, Maverick Vinales dan Alex Rins ketika Rossi dan Lorenzo tak lagi bersama Yamaha.
Vinales yang saat ini sedang berada di tim Suzuki Ecstar memang dipandang memiliki talenta bagus ke depannya. Keagresifannya sempat terlihat saat di Catalunya lalu berhasil menjadi pebalap kedua tercepat setelah Aleix Espargaro dan berhasil finish di posisi ke sepuluh.
Sementara Alex Rins merupakan pebalap Moto2 yang juga cukup getol memberikan perlawanan terhadap Zarco di musim 2015 lalu. Tak bisa dikesampingkan, Rins juga tergolong pebalap yang cukup agresif.
Ketika ditanya tentang Alex Rins, Lin Jarvis mengatakan
Alex Rins in action
“Alex Rins? Menarik memang. Sebuah keputusan bagus ia tetap bertahan di Moto2 untuk satu tahun ke depan. Ia adalah pebalap dengan talenta bagus. Dan ia menyatakan ketertarikannya kepada Yamaha. Kami juga memantau mereka dari jarak jauh. Namun sayangnya kami tak punya tim di Moto2 maupun Moto3. Jadi kami tak bisa tahu terlalu dekat dengan pebalap ini”, ungkapnya.
Sementara Vinales dipandang juga bakal menjadi kandidat pebalap Yamaha yang bagus. “Vinales adalah pebalap yang bagus. Saya tidak tahu mengenai kontraknya dengan Suzuki. Namun dia telah memperpanjang kontrak selama satu tahun ke depan. Menurutku Yamaha juga tertarik kepadanya. Bahkan tak hanya Yamaha, namun semua tim MotoGP tentu tertarik padanya”, imbuh Jarvis.
Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo sendiri masih mempunyai kontrak selama satu tahun ke depan bersama Yamaha. Namun belum ada signal bahwa mereka akan memperpanjang kontrak usai musim 2016 nanti.
Maveric Vinales
Pun Pol Espargaro dan Bradley Smith yang bernaung di bawah bendera tim Satelit Yamaha MotoGP, Monster Tech3 juga akan habis kontraknya di akhir musim 2016 nanti.
Jadi jika keempat pebalap ini tidak memperpanjang kontrak dengan Yamaha, otomatis pihak Yamaha MotoGP akan mempertimbangkan Vinaled dan Rins untuk mengisi kekosongan kursi tersebut…
Hmmmm… Menarik nih bro sis…(MMz/red) Related Posts: