Boncengan Motor Bertiga Meski dengan Anak bakal ditilang

Diposting pada 284 views

MOTOMAZINE.COM – Kabar mengejutkan datang dari Korlantas Polri. Gak mengejutkan-mengejutkan banget sih. Pasalnya aturan ini sebenarnya sudah lama adanya. Cuman karena “sikon” terkadang kita mengacuhkannya. Nah sekarang, Polri akhirnya mengambil tindakan tegas. Yakni boncengan motor bertiga, meski dengan anak bakal ditilang. Apalagi anak ditaruh depan. Walah…

Selama ini mungkin sebagian kita dan bahkan pihak berwajib sendiri masih memaklumi perihal annak yang ditaruh di depan atau boncengan bertiga dengan anak.

Maksud boncengan bertiga dengan anak ini adalah si suami, membonceng istri dan anaknya yang masih balita sekalipun. Ke depan apapun itu dianggap sebagai boncengan bertiga dan dikenai sanksi.

Baca juga : Bikin SIM Baru dan Perpanjangan Sekarang Pakai Tes Psikologi. Model dan Biayanya?

Belum lagi kalau memboncengkan anak di depan. Hal ini akan sangat membahayakan. Karena selain anak terpapar langsung dengan angin dan polusi, jika “amit-amit” terjadi kecelakaan maka si anak yang di depan secara otomatis jadi bantalan. Duh ngeriii…

Nah bagi pengendara yang melanggar atau tidak mengindahkan aturan itu, berikut ini ancamannya di pasal 292 UU No.22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas :

“Setiap orang yang mengemudikan Sepeda Motor tanpa kereta samping yang mengangkut Penumpang lebih dari 1 (satu) orang sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (9) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1(satu) bulan atau denda paling banyak Rp250.000,00 (dua ratus lima puluh ribu rupiah).”

So, masih mau  nekat boncengan bertiga dengan anak? Monggo silahkan dipikirkan ulang.

Baca juga : Mudik Aman: Inilah Penyebab Mobil Mogok saat Melewati Perlintasan Rel Kereta Api

Oh ya buat Pak Polisi, kalau aturan ini memang sudah diketok palu, alangkah lebih baiknya segera berikan sosialisasi kepada masyarakat… (mmz)

38 thoughts on “Boncengan Motor Bertiga Meski dengan Anak bakal ditilang

  1. Aturan yg bagus.. sayangnya ngga applicable jika di terapkan saat ini. Jika mau seperti itu setidaknya sosial budaya masyarakat sudah seperti Jepang dimana transportasi massal sudah menjangkau setiap daerah.
    Yakin dehh,Pasti bentrok dgn warga!

  2. waduhhh saya bonceng anak 2 Pak jadi ber 4 dimotor, belum kebeli nih roda 4 nya, eh roda 3 hehehehe

Silahkan Komentarnya Kangbro