Belajar dari Kecelakaan di Sentul, Itulah Takdir

Diposting pada 173 views

MOTOMAZINE.COM – Selamat siang, semoga kesehatan dan keselamatan senantiasa menaungi kita semua masbro. Sebuah kabar duka kembali datang dari dunia biker tanah air. adalah alm. bro Iqbal Hakim, seorang jurnalis otomotif, enthusiast biker sekaligus motovlogger yang harus meregang nyawa karena alami kecelakaan di sirkuit Sentul, Sabtu (12/01/2019). Kejadian ini menimpa pemuda penunggang moge tersebut saat doi lakoni track day bareng teman-teman moge lainnya.

Sedih memang masbro. Sebab kecelakaan yang dialami alm. Iqbal seperti dikarenakan faktor failure dari motor dan piranti safety gear yang dia gunakan. menurut penuturan saudara dan teman-teman yang nge-track bareng (via Detik), Ducati Panigale V4 tunggangannya mengalami gagal rem, ngelock dan stoppie di T1 sehingga melempar bro Iqbal ke udara pada kecepatan kurleb 270 km/jam-an. Wes gak usah dibayangkan kayak apa impact nya. Ngeri pokoknya.

Yang kedua, setelah terlempar ke udara bro Iqbal langsung jatuh ke aspal. Hal ini diperparah dengan helm yang terlepas dari kepalanya. Duh… Stop bilang abal-abal. Saat kejadian omIqbal memakai helm AGV Pista Carbon 46 Project. Harganya di pasaran bisa tembus 15 jutaan. Jadi sangat kasihan pas ada yang komen di IG kalau helm yang dipakai bro Iqbal adalah abal-abal.

Semua sudah Takdir

Ya, bisa dikatakan kejadian yang menimpa bro Iqbal pada kecelakaan Sentul adalah takdir Ilahi. Iya sih semua yang terjadi di dunia ini memang telah ditakdirkan. Kenapa mmz langsung bilang kalau ini takdir? Karena saat lakoni track day alm. bro Iqbal sudah memakai piranti safety gear sesuai kebutuhan balap.

Doi memakai wearpack, sepatu dan sarung tangan yang memang track-oriented. Helm yang dipakai juga helm sultan. Sudah mmz sebutkan di atas.

Yang menjadikan aneh adalah memang rem depan Panigale V4 nya yang tetiba ngunci saat dilakukan braking menuju turn 1. Entahlah, padahal Panigale V4 sudah dibekali piranti rem ABS-EVO. Iya, aneh gitu loh… Atau mungkin masbro punya analisis lain? Silahkan dicoret-coret di kolom komentar.

Mengenai helm yang lepas juga sedikit aneh. Iya sih hal ini pernah terjadi pada mendiang Simoncelli saat alami crash di Sepang dan merenggut nyawanya. Saat itu helm AGV Simoncelli juga terlepas. Namun yang sedikit bisa ditelaah dari kecelakaan mendiang Marco adalah karena rambut doi yang kribo. Bisa jadi busa helm tidak menjepit sempurna pada kepala.

Nah, kejadian yang menimpa bro Iqbal ini sedikit beda. Rambut almarhum pendek. Jadi pasti busa helm bisa menempel/meng-cover sempurna pada kepala. Lantas kenapa tuh helm bisa lepas sementara DD-Ring masih terpasang? Apakah karena balaclava atau apa, saya juga kurang paham atas hal ini.

alm. bro Iqbal Hakim

Yang pasti mari kita berdoa bersama. Semoga mendiang Iqbal diterima di sisi Tuhan, diampunkan semua dosa-dosanya, dan diterima amal baiknya. Keluarga yang ditinggalkan semoga tetap diberikan ketabahan dan kesabaran.

Yang sering sruntal-sruntul di jalanan semoga membaca dan bisa mengambil hikmahnya. Di sirkuit aja kemungkinan terparah bisa terjadi. Apalagi di jalanan umum. Semoga berguna… RIP bro Iqbal Hakim… (mmz)

4 thoughts on “Belajar dari Kecelakaan di Sentul, Itulah Takdir

Silahkan Komentarnya Kangbro