Pintu Diggia Masuk ke VR46 Team sudah Tertutup, ada banyak Nama Pembalap Moto2 Muncul

Diposting pada

Motomazine.com – Berita mengenai kepindahan Luca Marini ke Repsol Honda Team kian membuncah. Meski belum ada pernyataan resmi, namun clue ke arah pembenaran kabar tersebut semakin masif terdengar. Awalnya dari Luca Marini sendiri yang ingin lepas dari bayang-bayang Valentino Rossi dan berharap bisa tampil bagus bersama Honda. Kabar terbaru kembali didengungkan menager team, Uccio Salucci. Sahabat Vale sejak kecil tersebut mengatakan jikalau ada beberapa nama dari kelas Moto2 yang sedang mereka incar. Artinya mereka membenarkan sedang mencari pembalap pengganti Luca Marini.

Gosip awal menyebut Fabio Di Giannantonio masuk ke radar VR46 Team. Tetapi berdasarkan komentar Uccio, pintu Diggia masuk ke VR46 Team sudah tertutup. Mereka (Uccio dan tim) menginginkan pembalap muda, bukan dari jebolan pembalap MotoGP yang lain. Artinya saat ini VR46 team tengah membidik pembalap-pembalap Moto2.

Kabar paling santer adalah Fermin Aldeguer. Pembalap asal Spanyol tersebut sebelumnya digaung-gaungkan akan menjadi pengganti Marc Marquez di RHT. Namun dengan kehadiran Luca Marini, otomatis Aldeguer kehilangan ksesempatan. Nah, gagalnya Aldeguer ke HRC inilah yang kemudian melambungkan namanya ke VR46 Team MotoGP.

Meski begitu, Uccio kembali menegaskan bahwa ada beberapa nama yang masuk ke radar tim. Pertama tentu saja Fermin Aldeguer (dengan membayar kompensasi 1 Juta Euro, sumber: TMCBlog), kemudian masuk lagi nama baru, Tony Arbolino dan bahkan ada lagi nama-nama baru yang belum Uccio spill.

“Berbicara mengenai tim saya, yangΒ  pasti opsi pertama (untuk menggantikan Luca)-maaf buat Fabio-bukanlah Di Giannantonio. Kami menginginkan pembalap muda dari Moto2, tetapi kini kami memiliki dua atau tiga nama, dan dalam beberapa hari ke depan kami akan memutuskannya,” tutur Uccio seperti dilansir dari TMCBlog.

“Ketika anda kehilangan seorang pembalap, seperti Marini, maka di bulan November anda harus pergi ke Moto2 dan yang pasti anda harus (membayar) sejumlah penalti (untuk melepaskan pembalap Moto2).”

“Kita akan melihat apa yang terjadi. Kami telah membahas dan tidak hanya Aldeguer tetapi juga tim lain, dan kami harus membayar sesuatu, tetapi memang ini pekerjaan kami, olahraga kami.” lanjut Uccio.

“Saya suka Tony Arbolino. Dia sangat baik, dia orang Italia dan sangat muda. Yang pasti dia juga salah satu namanya. Tapi bukan hanya Tony, bukan hanya Fermin. Kami memiliki beberapa lainnya yang juga sangat cepat dan sangat kami sukai,” tambahnya.

Menarik sih. Semakin tak tertebak alur MotoGP era sekarang. Jika benar apa yang Uccio katakan, dengan membayar sejumlah denda, maka saya yakin dia akan mengangkat orang terdekatnya. Pembalap yang sudah selama ini berjalan bersama, latihan bersama, dan membesarkan nama akademi bersama. Yaps, Celestino Vietti! (mmz)

Artikel terkait:

Gambar Gravatar
Penulis adalah penghobi dunia otomotif yang mencoba berbagi info kepada pemirsa semua tentang berita terbaru seputar sepeda motor, mobil, balap dan MotoGP. Terima kasih sudah berkunjung ke blog sederhana ini dan semoga bermanfaat.

Silahkan sampaikan uneg-uneg pemirsa di sini