Motomazine.com – salam safety riding bro sis.. Tak seperti KTM yang mantap menurunkan RC16 di kancah MotoGP mulai tahun 2017 nanti, rupanya tim hijau asal Jepang Kawasaki masih belum yakin untuk ikut berkiprah di gelaran balap motor terakbar sedunia ini.
- Aturan Terbaru ‘Sayap’ MotoGP mulai 2019 Sudah ditetapkan. Ini Bedanya
- Breaking News: Petrucci ke Ducati Pabrikan bareng Dovisiozo, Syahrin ke KTM Tech 3 untuk 2019
- Resmi! Johann Zarco ke KTM untuk 2 Tahun ke Depan. Semoga Mumpuni!
- Lady Biker sekaligus Blogger, Ms. Hedonia, from Sydney to Paris Mengendarai KTM 690 Enduro. Salute Cak…!!!
- KTM Racing Rilis Livery RC16 Versi 2018. Tim Targetkan Hasil Lebih Baik
- MotoGP: Akhirnya Tech 3 Dapatkan yang dimau, 3 Tahun dengan Mesin Pabrikan KTM
- Inilah Bentuk Fairing Terbaru Motor-Motor MotoGP di Tes Pramusim Sepang 2018
- KTM Rilis Motor Enduro 2-tak Injeksi. Pertama di Dunia nih…
- Berikut Jadwal Presentasi Tim MotoGP Tahun 2017
- KTM Buka Kesempatan Besar Bagi Anda yang ingin Berkarir Bersama Mereka. Berikut Persyaratannya
Kawasaki mau dan akan kembali menurunkan motornya di MotoGP asal peraturan yang dibuat oleh Dorna diperlonggar. Artinya tak seketat sekarang ini. Dahulu sebelum memutuskan untuk mundur dari dunia MotoGP sebenarnya tim Kawasaki merupakan sebuah tim yang cukup disegani, khususnya saat wet race atau balapan berlangsung saat kondisi hujan.
Namun sayang, mulai tahun 2009 Kawasaki memutuskan angkat kaki dari dunia MotoGP. Disebut-sebut isu krisis global yang melanda beberapa negara di dunia saat itu yang menjadi penyebabnya.
Ichiro Yoda, bos besar tim WSBK Kawasaki memandang jika saat inipun MotoGP masih dipenuhi aroma politik. Tak hanya melulu soal rule yang memang sangat ketat dan memberatkan pabrikan. Mulai tahun depan semua pabrikan dalam tim MotoGP hanya diperbolehkan menggunakan 7 musim saja dalam semusim. Tak hanya itu, pembatasan bahan bakar menjadi 22 liter dan batas bobot kendaraan 157 kg saja rupanya cukup memberatkan jika Kawasaki ingin benar-benar kembali ke MotoGP.

Jika kami kembali ke MotoGP maka beberapa aturan harus berubah. Saat ini peraturan MotoGP sangat ketat. Contohnya kami tak boleh berkompetisi dengan motor produksi massal.
Ujar Yoda seperti dikutip Motorsport.
Memang mulai tahun 2011 kemarin Dorna mengizinkan beberapa tim (CRT) untuk berkompetisi menggunakan motor produksi massal. Namun kesenjangan yang teramat sangat dengan motor-motor prototype akhirnya secara otomatis menggeser tim-tim CRT ini hingga akhirnya berganti menjadi tim Open di musim ini.
Tak hanya masalah motor prototype yang memang bernilai fantastis, teknologi seamless gearbox systems yang diaplikasikan beberapa tim besar saat ini (Ducati, Honda, Yamaha) serta sebentar lagi Suzuki dan Aprilia rupanya juga menjadi pertimbangan tersendiri bagi tim hijau. Tak dipungkiri lagi, dengan gearbox yang diadaptasi dari teknologi balap F1 ini memang sangat membantu pebalap MotoGP. Motor jadi lebih smooth dengan jeda akselerasi yang hanya sekitar 0, sekian detik saja menjadikan pebalap jadi lebih pede menggeber motor habis-habisan.
So, dengan beberapa alasan itulah Kawasaki urung dan belum mau kembali membalap di MotoGP. Besarnya dana yang dibutuhkan serta aturan super ketat dari Dorna selaku pihak penyelenggara rupanya membuat mereka belum Pede come back dan bertarung dengan tim-tim besar lainnya. padahal tak bisa dipungkiri jika ajang MotoGP juga memiliki sumbangsih besar bagi penjualan motor-motor produksi massal. Terutama di Indonesia. Istilahnya, “winning the race today, sell tomorrow” (MMz/red)
Related Posts:
- Berani! Honda dikabarkan reset dua Konfigurasi Mesin untuk MotoGP 2027
- Valentino Rossi Bingung Kenapa Vinales bisa Keluar dari Krisis. Di Sepang M1 Kembali diuji!
- Khawatir Pembalap Inggris di MotoGP Punah Pasca Dirinya Pensiun, Crutchlow Dukung Penuh British Talent Cup 2018
- Lorenzo Belum Nunggang Honda, tapi Yakin Mampu Berikan Tontonan Seru di 2019. Hmmmm…
- Komentar Rossi Pasca Tes Privat Aragon. Adakah Agenda Baru?
- Pembalap tak Mau Ambil Resiko, MotoGP Inggris dibatalkan!
- MotoGP Inggris dimajukan. Awas jangan Salah Jam Masbro!
- Hasil Kualifikasi MotoGP Inggris: Lorenzo Pole disusul Dovi dan Zarco. Marquez 5 Rossi 12!
- Crutchlow Tercepat di FP3 MotoGP Inggris, Rossi dan Vinales Catatkan Laptime yang Sama!
- Kalau YZR-M1 Sudah Kurang Kompetitif kenapa Gak Bikin YZR-M2?
- Serunya Komunitas W175 Tulungagung Gas ke Pantai Sine. Klasik Tetep Asik!
- KRT Panggil Leon Haslam buat Gantikan Sykes. The Champion is Back!
- WSBK: 2019 Sykes Tinggalkan Kawasaki. Kemana Doi akan Berlabuh?
- Kawasaki Makin Pandai Bermain Warna. KLX 150 BF 2018 Jadi Buktinya!
- Z900 Jadi Moge Kawasaki Terlaris selama 5 Bulan Pertama Tahun 2018. Sugeh-Sugeh Tenan Wong-wongki Cak!
- Gagal ke MotoGP Jonathan Rea Tetap di Kawasaki WSBK hingga 2020
- AISI Sport Fairing 250cc: Distribusi Honda CBR250RR Kembali Melejit di Bulan April. Jangan Salah Cak!
- Jonathan Rea Kembali Bawa Kawasaki Juara Race 1 WSBK Assen. Disusul Van der Mark dan Davies
- WSBK: Davies Juara Race 2 Aragon disusul Rea dan Melandri. Ducati Kembali Unjuk Gigi!
- Rea Lolos dari Gempuran Ducati dan Juarai WSBK Aragon 2018


krik krik krik…
SukaSuka
Suara apa itu?
SukaSuka
Jangkrik boss…
SukaSuka
Wkwkwk… kelar dah seratus ribu
SukaSuka