Impresi Pertama Ketemu Kang Iwanbanaran. Humble dengan Logat Ketimuran yang Kenthel!

Diposting pada 146 views



Motomazine.com – Masbro, sungguh sebuah kesempatan berharga buat mmz bisa ketemu langsung sama suhu blogger yang merangkap jadi seleb (komentator MotoGP 2017) Kang Iwanbanaran. Yap, bertempat di Sarangan, pertemuan itu seakan menjadi sebuah kebetulan yang diatur dan diperbolehkan.

Jadi gini loh masbro ceritanya. Tanggal 18-19 Agustus 2018 kemarin motomazine bareng temen-temen blogger dan vlogger Jatim terlibat dalam event Touring Kemerdekaan gas from Surabaya for Mojosemi Magetan. Acara sendiri diadakan oleh PT. MPM Distributor Jatim.
Nah, sesampainya di Mojosemi, mmz ngedapatin info dari lek Eko juragan Satuaspal bahwasannya Kang IWB, begitu Lek Iwanbanaran biasa disebut, ternyata juga turut serta dalam event touring 1st Anniv Blogger Vlogger Jateng. Tempatnya adalah di Telaga Sarangan, nginep pula.
Terus menggali informasi dari Lek Eko, akhirnya mmz dapati update bahwa Kang Iwan dan rombongan Jateng baru akan cabut pada Minggu (19/8) pagi sekitaran jam 10.00. Dan ndilalah juga pas banget sama jadwal event yang masih lengang, akhirnya saya menyempatkan diri untuk bertemu beliau, di Telaga Sarangan.
Tepat pukul 7.00 pagi saya bareng beberapa teman meluncur ke Telaga Sarangan untuk bertemu langsung dengan inspirator mmz ngeblog ini. Lek IWB dan rombongan kebetulan nginep di Hotel Merah, dekat Telaga. Yup, hotel yang sudah tak asing lagi buat saya 😂.
Baca juga:


Singkat cerita, sampailah saya ke Telaga Sarangan. Setelah markir motor, saya pun kembali ngontek lek Eko, syembb nan…Ora diangkat Kangbro..Woh, mesti lagi nyari sasaran empuk iki wonge 😂.
Tak kehabisan akal begitu saja, saya coba ngontak Lek Budi Santoso Cahbrogo, dan alhamdulillah nyambung. Jadilah kita bertemu di depan Hotel Merah, karena saya minta Lek Budi turun ngejemput kami…hehe…Suwun ya lek..
Setelah ketemu dan ngobrol sebentar, saya pun langsung diajak ketemuan sama rombongan Jateng dan Lek Iwanbanaran di lantai 2. Yoi Cak, mereka lagi pada sarapan rupanya. Syemb, dikira minta jatah nyarap iki..hahaha…tapi ya sudahlah, demi bisa silaturahmi sama kang Iwan, it’s okay lah, pokmen budhialll…
Satu demi satu anak tangga kunaiki. Makin naik dan makin dekat dengan lantai 2. Duh, hati ini rasane kok ra karuan yo Cak. Entahlah, apa emang gini rasanya ketemu sama blogger kondang nasional. Padahal pas mau ngapelin pacar dulu aja gak kayak gini je rasane 🤣.
Selain itu, saya juga tipe orang yang menilai seseorang yang baru ditemui/dikenal dari feeling pertama. Jadi kalau saya klop, ya klop, cocok. Tapi kalau sebaliknya, ya musti ada adaptasi terlebih dahulu.
Dan setelah menapakkan kaki di lantai 2, menyapukan pandangan ke seluruh sudut ruangan, satu persatu wajah-wajah seisi ruangan pun mulai menemuhi mata dan mengirim sinyal ke otak untuk mencoba mengenali mereka.
Sreet… Lek Eko, halah 😂, sreett… Lek Budi, sreet lek Muslim, sret lagi mas Riski, sret lagi mbah Roby, sreet lagi Mas Noe, lha iki endi Kang Iwane? 🤣 dan akhirnyaa setelah menyapukan pandangan ke sofa dekat jendela…jeddderrr…!!! Lek IWB masbro…
Beughh..wes jan, aslinya hati ini tuh rasanya seneng bianget.. tapi nih muka mencoba santai, dan tak alay..halah 😂, pokoke jangan sampai bikin beliau ilfill lah. Sebab seumur-umur memang baru kali ini ketemu langsung sama lek IWB. Wes ra sah guyu mas, sawat sate tangkar pisan..
Buat blogger Jabar mungkin ketemu Lek Iwanbanaran adalah hal yang lumrah dan terbiasa. Mengingat mereka kan emang sering banget ada di event nasional yang sama. Tapi buat saya, blogger magang papan pijet seperti ini, ketemu langsung sama Lek IWB tuh jan sesuatu banget Cak…
Dulu sih sempat ada beberepa kali event yang memungkinkan saya ketemu beliau. Tapi dilalah kok ya pas berhalangan. Pertama, saat HDC Jatim tahun 2016, saya gak bisa gabung karena ada urusan kerjaan. Kedua, pas event CBR Trackday 2017, saya juga gak bisa gabung karena kondisi badan K.O. Padahal di kedua event itu MPM Jatim menghadirkan Lek IWB.
Nah, yang masih anget adalah pas event GIIAS awal bulan kemarin. Gas ke Jakarta otomatis membuat saya senang bukan kepalang. Yap, ditunjuk menjadi salah satu peliput event segede GIIAS tuh luar biasa loh Cak. Apalagi bagi blogger kelas papan pijet begini. Selain nantinya juga kesempatan buat ketemu langsung sama Lek IWB, yang pasti juga diundang.
Namun pas nyampai di GIIAS, lah… Ternyata Kang Iwanbanaran belum bisa join karena kondisi badan yang kurang sehat. Kekeselen Cak ceritane. Lha wong undangan bejibun sampai bigung cara hadirnya gimana e.
Tapi ya namanya rezeki, tanpa disangka, dinyana dan direncana, kami malah dipertemukan di Telaga Sarangan lewat event yang berbeda. Dan kesan pertama ketemu Lek IWB?
Asli, kaget Kangbro… Berkaca pada nama besarnya di kancah perbloggeran nasional dan kini merambah internasional (mari kundur dari Thailand), ternyata Kang Iwan tuh humble banget loh. Wes pokoke gak menunjukkan ‘aku’ nya. Apalagi pas coba ngobrol, sharing sedikit pengalaman dan saling bertukar kenal, beuughh… iki masbro, bahasa Ketimurannya keluar ini. Wes pokoknya nyambung lah.
Apalagi setelah obrolan makin seru dibumbui bahasa Jawa yang kental, rasa boso wetanane malah makin menguat..haha…
Nah, tuh sampeyan ngerti kalau aslinya Lek IWB Tulungagung. Jadi yowes gathuk saja. Wong logat Tulungagungan dan Ponoragan emang nggak beda jauh. Buat temen-temen Jateng yang lain, enjoy aja tuh. Mereka kan emang wong Jowo juga.
Last… Cerita punya cerita, ngobrol sana sini termasuk Kang Iwan yang keracunan sendiri pasca jajal Forza di Thailand saya pun menemukan betapa sikap rendah hati dan membumi bahkan buat seseorang yang sudah ‘famous‘ itu memang penting banget. Bukannya membuat rendah harga diri, namun hal itu malah ngebuat harga diri makin terangkat karena akan banyak orang segan, senang dan nyaman bisa ngobrol bareng. Ya seperti ini, jian cocok sama ekspektasi. Wes kondang, ganteng, low profile pisan. Eits, hop Lek, aku normal! 🤣

So, matursuwun Kang Iwanbanaran buat waktu dan sharingnya. Sungguh sebuah pengalaman berharga buat saya untuk bisa meneladani sikap jenengan yang tetap membumi, walau dengan capaian yang seperti sekarang ini. Saya harap kapan-kapan bisa lah ketemu lagi, ngobrol dengan waktu yang lebih santai dan panjang lagi… Karena sejatinya masih banyak yang belum tergali. Termasuk kalau sudah ngomongin Rossi 😂. Aku FBR juga loh kang..hehe…
Oh ya ketinggalan. Di sana ada Mbah Yudi Batang juga. Lali meh ra kesebut mbah..Ampun… ojo dikirimi mbak Kunti… haha… Semoga berguna… (mmz)


Lebih dekat dengan Motomazine di:

  • e-mail: motomazineblog@gmail.com
  • facebook: motomazine.com
  • twitter: motomazine
  • IG: @motomazineblog
  • Youtube channel: Motomazine
  • WA: 085233819298
  • BB: D8DCFC9A
Gambar Gravatar
Penulis adalah penghobi dunia otomotif yang mencoba berbagi info kepada pemirsa semua tentang berita terbaru seputar sepeda motor, mobil, balap dan MotoGP. Terima kasih sudah berkunjung ke blog sederhana ini dan semoga bermanfaat.

14 thoughts on “Impresi Pertama Ketemu Kang Iwanbanaran. Humble dengan Logat Ketimuran yang Kenthel!

  1. Kang IWB emang humble bgt mzbro… ane cuman silent reader yg nanyain soal motor, ealah dibalas lewat artikel, dan lewat artikel inilah yang menentukan keputusan ane untuk ambil motor. deep respect for kang IWB.. bener2 humble, rendah hati dan nyempetin balas email dan jawab pertanyaan ane yang notabene hanya reader biasa via artikel. Klo kang IWB ada waktu aja mampir ke jogja, wes tak traktir ngopi nang angkringan hehehe… sakpuase…

Mari berbagi komentar di sini