Halal Bihalal Jatimotoblog di Ponorogo (Part 3) The Unpredictable Tanah Goyang..!!

oleh

image

motomazine.com – Selamat siang… Salam hangat dan sejahtera ya bro sis.. Oke, mengawali siang yang cukup membuat anda berpikir dua kali untuk keluar rumah ini :mrgreen: MMz akan menemani anda dengan sambungan artikel sebelumnya mengenai halal bihalal blogger Jatimotoblog di Ponorogo.


Setelah kemarin para blogger diajak beroffroad ria menaklukkan ganasnya jalanan terjal hutan Khayangan, kali ini kami akan sedikit cooling down karena memang rute yang kami lalui tak seekstrim rute pertama. Yup, halal bihalal Jatimotoblog di Ponorogo (part 3) adalah The unpredictable Tanah Goyang..

image
Perjalanan ke tanah goyang

Beranjak turun setelah puas berfoto ria di hutan pinus Khayangan rombongan pun bertolak menuju Tanah Goyang, masih berada di Kecamatan Pudak. Namun untuk menuju ke tanah goyang sendiri kami harus memarkir kendaraan di halaman rumah salah satu penduduk, dan meneruskan perjalanan dengan jalan kaki. Sebab memang tak mungkin meneruskan perjalanan dengan sepeda motor, kecuali lek Azis dan lek Yusuf yang nekat mengajak si Trimbil sampai ke tempat tujuan.

image
Lek Azis bersama trimbil

Sesampainya di tanah goyang beberapa dari rombongan dibuat takjub, pasalnya tanah yang kami injak memang terasa labil (baca: ambles). Dan menurut beberapa sumber, memang awalnya tempat itu adalah sebuah rawa. Bahkan kang Arifdadot sempat terjerembab sampai sedalam betis..Β  :mrgreen:
Puas berfoto ria dengan banner kebesaran serta iseng menggoda ABG-ABG yang sedang malu-malu tapi mau :mrgreen: kami pun memutuskan untuk lanjut ke destinasi berikutnya. Namun sebelum lanjut, yang namanya jiwa sosial tetap saja tergerak. Melihat sampah nan berserakan memanggil hati para rombongan untuk memungutnya kemudian dikumpulkan di satu tempat. Sehingga pemandangan yang tadinya kotor kini jadi bersih dan rapi. Jempol buat teman-teman blogger Jatimotoblog.

image
Nice spot.. Foto-foto dulu

Yup.. Dari tanah goyang rombongan melanjutkan perjalanan ke sumber air panas di desa Wagir serta satu destinasi terakhir, Telaga Ngebel. Namun sayang, MMz tidak dapat bergabung kali ini. Dikarenakan urusan yang tidak bisa untuk ditinggalkan. Akhirnya saya, lek Azis dan lek Yusuf (harus kembali ke Jogja) memutuskan untuk kembali ke kota dan berpisah dengan rombongan. Sedangkan mas Amamoto, Mbah Wiro, Kang Ndas Heri, Lek Irfan Luthfie, Cak Hendy, Cak Priyo, kang Arifdadot, dan Cak Fauzi tetap meneruskan perjalanan.

image
Jembatan akses ke tanah goyang (terbuat dari tiang listrik)

But.. Keseruan kami blakrak bareng mantemans blogger Jatimotoblog memang menjadi sebuah pengalaman tak terlupakan. Canda tawa serta suasana hangat kebersamaan membuat siapapun yang bergabung bakal kepengen untuk kembali bisa blakrak bareng-bareng..

image
Bareng lek Azis dan kang ndas Heri membentang spanduk kebesaran

Thanks manteman.. See you at the next event.. πŸ˜€
Related Posts:

8 thoughts on “Halal Bihalal Jatimotoblog di Ponorogo (Part 3) The Unpredictable Tanah Goyang..!!

Silahkan Berkomentar di bawah sini